Dunia terasa begitu berat di pundak kita. Dalam menghadapi situasi ini, sebagian orang mungkin mencoba untuk mencari motivasi dan inspirasi dari orang2 bijak yang berpengalaman tentang kehidupan.
Tentu dengan mencari tokoh yang inspiratif agar dapat memberikan suntikan semangat. Untuk itu banyaklah belajar kepada oran2 bijak yang sungguh inspiratif,oleh agar banyak mendapatkan tuntunan tentang arti dari sebuah kehidupan. Ada yang berpendapat bahwa hidup adalah mimpi bagi mereka yang bijaksana, permainan bagi mereka yang bodoh, komedi bagi mereka yang kaya, dan tragedi bagi mereka yang miskin. Hal ini di sebabkan adanya “Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya yaitu terus-menerus merasa takut melakukan kesalahan. Padahal *“Rahasia untuk SUKSES dan bahagia adalah berani segera memulai dan berani menanggung resiko”*
*“Ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah pastikan segala sesuatu ada campur tangan keajaiban Allah Swt.”karena itu*
*RENCANAKAN BAHAGIA HINGGA KELAK MENUTUP USIA*
_*Husnul khotimah, bahagia di usia senja, siapa yang tidak mau?*_
Semua orang, saya kira ingin mendapatknya, termasuk Anda bukan?
_*Bahagia itu letaknya di hati bukan di harta. Hati yang lembut, hati yang selalu mengingat Allah adalah sumber kebahagian hidup.*_
Ada pepatah Bahasa Arab yang mengatakan: _”Bunga yang indah tidak akan tumbuh di batu yang keras”._
Bunga yang indah hanya akan tumbuh dan berkembang di tanah yang baik. _*Begitu pula kebahagian, tidak akan tumbuh di hati yang lalai, kasar, keras membatu.*_
Ada kisah yang menarik buat saya, kisah ini disebutkan dalam Sunan Ibnu Majah 3810.
Seorang shohabiyah bernama Umu Hani, nama aslinya Fakhitah binti Abi Tholib binti Abdil Mutholib.
Ia datang kepada Rasulullah seraya berkata:
_”Ya Rosululloh, tunjukan kepadaku satu amalan, sesungguhnya diriku telah menginjak usia senja, tua, dan badanku sudah mulai lemah.”_
Maka bersabda Rasulullah:
_*”Bertakbirlah 100 kali, bertahmidlah 100 kali , bertasbihlah 100 kali. Sesungguhny pahala dari kalimat tersebut lebih baik dibandingkan dengan mempersiapkan 100 kuda pilihan untuk jihad fi sabililah, lebih baik dibandingkan dengan menyembelih 100 ekor unta lalu dibagikan dagingnya kepada fakir miskin, lebih baik dibandingkan membebaskan 100 budak.*_
Subhanalloh. Membaca hadits ini, membuat pembaca yang sudah lanjut usia mestinya terus semangat dalam beribadah kepada Alloh.
*Rencanakan agar Husnul Khotimah*
Bagaimana cara kita merencanakan husnul khatimah?
Ini langkah-langkahnya:
1. _*Membiasakan melakukan ketaatan.*_
Agar wafat dalam ketaatan kepada Alloh, meninggal saat sujud dalam sholat, meninggal saat umroh atau haji, menuntut ilmu, zikir dan ketaatan-ketaatan lainya.
2. _*Membayangkan beratnya kematian atau beratnya sakarotul maut.*_
Sakarotul maut dirasakan seperti kambing yang dikuliti hidup-hidup. (hadits shahih Muslim)
3._*Membayangkan mati sebelum mati.*_
Cara ini banyak di lakukan para ulama terdahulu.
4. _*Memohon kepada Alloh dengan doa-doa agar meninggal dunia dalam keadaan istiqomah sampai akhir hayat.*_
5. _*Bergaul dengan orang orang soleh,*_ karena seseorang itu dengan siapa dia berkawan.
6. _*Meminta taufiq kepada Alloh.*_
7. _*Menjauhi kebiasaan buruk.*_
8. _*Melazimkan zikir pagi dan petang, jangan tinggalkan juga sayyidul istighfar.*_
9. _*Membiasakan berwudhu sebelum tidur*_.
Agar saat nyawa kita diambil, kita dalam keadaan suci setelah berwudhu.
10. _*Buang jauh-jauh sifat mudah marah.*_
Pesan Nabi:
_”La taghdob walakal jannah”_
*Jangan marah dan untukmu adalah surga!*
Mudah-marah juga menunjukkan rendahnya kualitas kita.
Penelitian terkini, _mudah marah membuat pembuluh darah mudah pecah dan cepat membawa pada kematian._
*Semoga kita semua diwafatkan Alloh dalam keadaan husnul khotimah.*
*_Aamiin Yaa Robbal Aalamiin_*
*_Barakallaahu lanaa walakum…._*


