Politik Identitas dan Penyebaran Ideologi ‘Khilafah’

Menteri agama Lukman Saifuddin dalam temuwicara KOPDAR Santri net di Hotel Artotel Jakarta
banner post atas

Jakarta – Sejak peristiwa politik kekuasaan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta banyak ditemukan masyarakat terjadi saling umpat, mencerca, menghujat, dan memaki, saling curiga antara masyarakat satu dengan yang lainnya. Hingga berlanjut pada Pilihan Presiden (Pilpres).

Entah mengapa, berbeda pilihan politik, paham, pendapat, harus saling menghujat, bahkan sampai timbul aksi anarkis disejumlah daerah. Fenomena semacam itu seolah sudah menjadi budaya. Namun bila kita cermati, hal demikian tidak begitu saja terjadi tanpa ada skenario terselubung dalam peristiwa itu.

BACA JUGA  Pekan Muharram Dan Peresmian Pondok Pesantren Moderen Darul El Haitam " Menyiapkan Generasi scientist, Unggul, Pengamal dan Penghapal Quran"