Sidiq artinya jujur maka hendaknya kita sebagai umatnya dapat berlaku jujur dalam ucapan dan sikap perbuatan kita. Amanah artinya dapat dipercaya, maka kita harus dapat menjaga nilai-nilai kejujuran agar orang percaya terhadap apa yang kita lakukan. Tabligh artinya menyampaikan yaitu menyampaikan kebenaran kepada siapapun yang kita anggap berada pada jalan yang salah. Fathanah hendaknya menjadi orang yang cerdas sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Untuk mencapai otak yang cerdas, hendaknya senantiasa membaca dan belajar tentang ilmu apa saja agar kita dapat kemudahan dalam segala urusan serta tercapai apa yang menjadi cita-cita dan harapan kita.

Dalam ceramahnya Ustadz Suruji menunjukkan ekspresi yang menguasai audience, tegas dan jelas dalam menyampaikan, disertai sedikit humoris dan memiliki intonasi suara yang menarik sehingga seluruh peserta didik dan segenap dewan guru yang mendengarkan merasa terbawa dalam komunikasi yang dekat. Disertai sedikit games atau permainan yang sifatnya mendidik agar suasana menjadi hidup, tidak ngantuk dan tidak loyo. Untuk dapat mengetahui ceramah lengkap tentang Isra Mi’raj yang disampaikan oleh Ustadz Suruji, para pembaca dapat membuka melalui channel YouTube SinarLIMA TV yang merupakan channel dari Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta.
Acara terakhir yaitu doa penutup yang dipimpin oleh Ustadz Amrullah, S.Ag, MM dengan membaca doa pusaka. Tujuan dari doa pusaka ini agar ilmu-ilmu yang didapatkan dalam peringatan Isra Mi’raj tahun ini benar-benar bermanfaat dan dapat diaplikasikan ke tengah-tengah kehidupan. (Amr/Red)
Bekasi, 16 Sya’ban 1446 H/15 Februari 2025 M




