Selanjutnya acara pembacaan kisah maulid nabi yang dibacakan oleh tim Hadroh SMP Nahdlatul Wathan Jakarta. Dengan adanya hadroh ini membuat suasana menjadi lebih meriah, syahdu dan terhibur. Disamping itu ada sisi positif yang dapat diambil sebagai pembelajaran yaitu mengetahui kisah-kisah kelahiran Nabi Muhammad, perjalanan dakwahnya serta tantangannya yang dialami pada masa itu. Dengan suara vokalis yang bagus Reza dan Lucky dan ditunjang dengan pukulan Hadroh yang rapi, membuat seluruh siswa yang hadir terkesima dan terharu oleh penampilan-penampilan mereka dan yang lebih baik dari itu dengan kisah Nabi ini akan menambah rasa cinta kepada nabi, mengikuti keteladanannya dan di akhirat nabi akan memberikan syafaat kepada kita semuanya.

Kemudian menginjak kepada acara selanjutnya yaitu penyampaian ceramah oleh tiga orang siswa dan seorang guru yaitu Zahrasya, Felicia, Dika Priantono dan Ustadz Suruji, S.PdI. dalam ceramahnya Zahrasya menjelaskan tentang pengertian Isra Mi’raj dan sejarahnya yang disampaikan dengan cukup lengkap dan dapat dipahami oleh para peserta didik yang mendengarkannya. Sedangkan Felicia membahas tentang keutamaan dan amalan pada bulan Nisfu Sya’ban. Sedangkan Dika Priantono menjabarkan tentang pentingnya melaksanakan ibadah salat.
Kemudian acara inti yang merupakan Pamungkas yaitu ceramah tentang Isra Miraj dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Sesuai dengan tema dalam spanduk bawa Isra Mi’raj mengingatkan agar manusia menjadi mulia dengan mengikuti nabi besar muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dalam ceramahnya untuk dapat menjadi mulia hendaknya memiliki akhlak yang mulia serta sifat-sifat yang mulia sebagaimana yang dimiliki oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Ada empat sifat mulia dan sekaligus menjadi akhlak mulia yang mesti dicontohi oleh kita sebagai umatnya yaitu siddiq, amanah tabligh dan fathonah.



