Sinar5news.com Hari ini Sabtu, 26 Oktober 2019 Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (NW) DKI Jakarta Drs. TGH. Muslihan Habib, MA menghadiri Tasyakkur Milad ke 114 Organisasi Syarikat Islam Indonesia dan pembukaan rapat kerja nasional.
Acara tasyakkur ini dihadiri ribuan jamaah dan peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Sedianya dihadiri oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, tapi beliau berhalangan hadir karena ada tugas kunjungan ke daerah Propinsi Papua. Acara ini juga dihadiri beberapa mentri kabinet Indonesia maju diantaranya Menteri Dalam Negri, Menteri Sosial, Menkopulhukam atau pejabat yang mewakili. Juga hadir pejabat dari aparat kepolisian dan TNI. Juga hadir 14 ormas yang terhimpun dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) diantaranya Nahdlatul Ulama’, Muhamnadiyah, Nadhlatul Wathan, PUI, Persis, Mathlaul Anwar dan lain-lain. Juga hadir 20 ormas yang terhimpun dalam Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK). Juga hadir tamu dari perwakilan beberapa duta besar dari negara sahabat. Segenap pengurus pimpinan pusat dan daerah Syarikat Islam seluruh Indonesia dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Presiden Dewan Pusat Syarikat Islam Indonesia KH. Muhit All Adam, bahwa Organisasi Syarikat Islam diusianya yang ke 114 ini kalau dimisalkan seperti seorang qari’ yang telah mengkhatamkan Al Quran yang berjumlah 114 surat. Artinya Syarikat Islam Indonesia itu paham betul segala situasi dan kondisi yang terjadi di Indonesia. Seperti yang diketahui akhir-akhir ini telah terjadi kerapuhan dalam ukhuwah Islamiyah, hal ini terjadi karena masalah spele diantaranya masalah khilafiyah. Sehingga terjadi saling membid’ahkan bahkan terjadi pertengkaran yang sangat kita sayangkan.

Oleh karena itu untuk menyatukan kembali kerapuhan ukhuwah Islam tersebut maka tema yang diusung oleh Syarikat Islam Indonesia pada ulang tahun ke 114 ini adalah Meningkatkan Kualitas Persatuan dan Kemerdekaan Umat Menuju Kemerdekaan Sejati. Dengan persatuan maka akan terbina ukhuwah Islamiyah yang kokoh dan dengan kemerdekaan akan merasakan kesempurnaan dalam ibadah dan hakekat ibadah itu adalah kemerdekaan sejati.

Selanjutnya sambutan dari perwakilan Menteri Dalam Negeri yaitu Bp. Luthfi. Beliau menyampaikan bahwa organisasi Syarikat Islam adalah organisasi tertua di Indonesia. Karena organisasi Syarikat Islam adalah yang tertua maka mesti dapat memberikan contoh kepada ormas-ormas yang lainnya baik secara keorganisasian maupun individu-individu daripada anggota Syarikat Islam Indonesia. Beliau mengatakan sangat bangga bisa menghadiri ormas tertua seperti Syarikat Islam Indonesia ini, karena telah banyak memberikan sumbangsih diantaranya berjuang membantu masyarakat agar hidup sejahtera yang pada akhirnya memotivasi masyarakat bersama-sama untuk memerdekakan bangsa dari cengkraman penjajah Belanda yang sudah lama menjajah Indonesia.
Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Syarikat Islam Indonesia selama ini begitu elegannya menerima perbedaan-perbedaan yang ada di Indonesia, baik perbeaan dalam suku, agama, budaya dan adat istiadat. Bagimanapun perbedaan ini adalah suatu keniscayaan dan merupakan sunnatullah yang mesti disikapi secara bijak. Jadikan perbedaan itu untuk merajut cinta dan kasih sayang demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Janganlah karena perbedaan ini menjadi sumber perpecahan yang menghancurkan kehidupan bangsa dan negara kita sendiri. Oleh karena itu organisai Syarikat Islam Indonesia ini menjadi salah satu organisasi yang akan terus menjaga dan mengawal persatuan dan kesatuan di Negara Rebublik Indonesia tercinta. Demikian harapan Pak Luthfi mengakhiri sambutannaya.
Akhirnya atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Pusat dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan DKI Jakarta mengucapkan selamat milad ke 114 kepada Syarikat Islam Indonesia, semoga terus berbuat yang terbaik untuk mengisi kemerdekaan dengan karya-karya produktif demi Indonesia yang maju, berkualitas, mandiri dan bermartabat pada masa mendatang. Aamiin. (Amr/Mus)
Jakarta, 27 Shafar 1441 H/26 Oktober 2019 M

