Sinar5news.com-Jakarta- Himpunan Masyarakat Lombok rantau (Himalo) mengadakan pengajian bulanan penguatan peran strategis Peguyuban yang dilakukan secara bergiliran dalam rangka menjaga meneguhkan tali persaudaraan di tanah rantau. Pengajian ini akan terus diadakan minimal satu kali dalam satu bulan sebagai agenda rutin pengurus Himalo.
Kontekstualisasi kegiatan ini dengan kondisi kebangsaan yang sedang menghadapi cobaan wabah covid adalah refleksi membangun Peguyuban mengembalikan fungsi Peguyuban sebagai wadah menjaga persaudaraan membina anggota warga masyarakat Lombok rantau upaya melahirkan kerjasama membangun ekonomi Peguyuban di tanah rantau dan terus menjaga nilai luhur budaya Sasak.
Dalam sambutan awal membuka acara pengajian nasional Peguyuban yang selaku tuan rumah DR.H.Marzuki, Qh.,MA. mengapresiasi menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah pemersatu Peguyuban untuk kejayaan warga Himalo di rantau.
“Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan bahwa kami disini mengelola beberapa kegiatan all :
1. Masjid Tahfiz Marzukiyyah ( MTM ) yaitu membina kader Tahfiz Alquran di seluruh tanah air. Yang saat ini tersebar di sembilan lokasi yang dulunya ada di dua belas lokasi yang berbeda.
2. Pondok Pesantren Digital (Posrental) model pembelajaran dari para santri pondok ini semua lewat media HP online dengan modul yang sudah didisain afiq sehingga para santri dapat lanjut ke level selanjutnya setelah benar² menguasai. total santri saat ini 117 orang.
3. Pengkaderan Nahu Shorof secara intensif ( Perinsif). Lahirnya konsep ini adalah menjawab banyaknya santri keluaran pondok tapi yang dapat membaca kitab kuning bisa dihitung dengan jari. Ini adalah trobosan upaya menjawab kemandekan model pembelajaran dan kurikulum yang spektakuler sehingga semua santri disini akan bisa lanjut setelah menguasai betul tingkatan terendah sampai selanjutnya. Sehingga santri yang selesai disini dipastikan semau mampu baca kitab kuning dengan baik dan benar.
4. Gerakan Mengkader para ulama & cendikiawan. Yang saat ini sudah memiliki santri 5 orang yang kita kirim keluar negri
5. Gerakan nasi bungkus Jumat berkah (Germas).
Semua santri di pondok ini pada semua tingkatan adalah gratis. Dipersilahkan kepada semua yang mau ikut ambil bagian disini untuk menolong beramal bersama, sangat kami harapkan.
Dalam rangka menghidupkan semua kebutuhan santri disamping memiliki orangtua asuh kami juga dengan para santri membuka usaha sembako dan rumah makan khas Lombok/Taliwang”. Demikian beliau jelaskan pada hadiran warga Himalo yang hadir.
Kegiatan pengajian nasional ini diselenggarakan secara ofline pada hari minggu Tgl 26 Desember 2021 Pukul 10.00-14.00 wib di kediaman rumah TGH.Marzuki. Merupakan kontribusi bersama antara pengurus selaku lembaga sosial kemasyarakatan peguyuban dengan semua anggota di jabodetabek khsususnya. Melalui Pengajian ini, menurut Ketua umum Himalo Dr.TGH.Muslihan Habib, MA
” Pengajian bulanan ini penting untuk terus berkesinambungan sebagai ajang silaturrahiem dan memberikan informasi terhadap segala hal untuk kemajuan Peguyuban. Saya hadir sebagai ketua umum karena mengisi kekosongan memasuki tahun ini adalah terakhir saya menjabat dipersilahkan kepada semua warga untuk melanjutkan mencari sosok ketua yang tepat untuk meneruskan pimpinan Peguyuban kita ini. Agenda kami pengurus Himalo dari dulu adalah mengadakan Bale Sangkep yang sampai sekarang belum terealisasi. Padahal semua pimpinan daerah sudah kami Surati bahkan temui. Mungkin karena kendala covid ini jadi semua tertunda. Sementara usulan bapak Gubenur NTB Himalo disarankan memakai rumah penghubung NTB yang di Menteng. Ini tentu kita kurang nyaman karena disana adalah kantor semua warga NTB. Keberadaan Bale Sangkep sekertaris peguyuban sangatlah penting sebagi tempat kita bermusyawwarah dst”. Demikian beliau jelaskan dalam sambutannya.
Bertindak sebagai host Samianto Muthohhar pembacaan Kalam ilahi Ust.Zulmakki Doa penutup wejangan terakhir TGH.DR.Kamaludin selaku penasehat Peguyuban serta konsulidasi acara dan warga Himalo ditangani Humas Ust.Husni Haris.
Para Peserta pengajian ini adalah para pengurus BPH dan PB Himalo serta ketua dan anggota pengurus Departemen dan warga Himalo se Jabodetabek. Hadir juga sebagian kluarga istri dan anak² dari sebagian anggota masyarakat Himalo.
“Kehadiran kita semua disini Mamiq, Ninik, Dane Dane agung senior ataupun yunior adalah upaya melestarikan nilai Budi kemuliaan budaya roah pengajian untuk wadah saling mendoakan dan mengokohkan semangat persatuan persaudaraan kita ditanah rantau antar semua warga Himalo dari semua level dan profesi. Agar selalu terbina dan terjaga.” Demikian host Samianto Muthohhar akhiri.
Acara lancar sangat meriah semarak penuh berkah lebih² hadirnya hidangan khas Lombok dengan ayam bakar Lombok Taliwang, beberok dan Pelecing yang merupakan cirikhas makanan kuliner asli tanah sasaq yang sangat istimewa. (SM)



