Pelantikan BPPD Lotim, Tuwai Protes Dari PWI.

Pelantikan BPPD Lotim, Tuwai Protes Dari PWI.

Sinar5news.com – Selong – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) H.M.Sukiman Azmy melantik dan mengambil sumpah jabatan Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah(BPPD) Lombok Timur dengan SK Bupati Nomor : 188.45/002/PAR/2020 bertempat diruangan tamu Bupati.Selasa(02/01/2020).

Bupati Lombok Timur dalam kata sambutannya berharap kepada Pengurus BPPD Lombok Timur agar menjalankan dan memahami Tugas Pokok dan Fungsinya(Tupoksi) sebagai badan Promosi Pariwisata daerah dan bekerjasama dengan instansi dan lembaga terkait.

Foto : Bupati Lotim : H.M.Sukiman Azmy Lantik Pengurus BPPD Lotim.

Terutama dengan Dinas Pariwisata Lombok Timur sebagai mitra utama dari BPPD karena setiap programnya harus disampaikan kepada Dispar Lotim, karena akan menjadi mitra dalam pengembangan ke pariwisataan di Lombok Timur.

Mereka yang dilantik M.Nursandi,S.Sn.F sebagai Ketua dari Unsur Asosiasi Pariwisata Islam. Wakil Ketua Ahmad Roji,SE dari Unsur Profesi PWI. Sekertaris Suhirman dari Unsur PHRI, Wakil Sekertaris Lalu Arwan dari Unsur PWI. Bendahara Hj.Cahya Suryani,SE dari Unsur PHRI,Muhrim,S.Pd.I dari Unsur HPI,Royal Sembahulun dari Unsur HPI,Dr.Saiful Hamdi,MA dari Unsur Akademisi Unram dan Abdul Gafar,SS.M.Hum dari Unsur Akademisi Politeknik Selaparang Lombok.
Pelantikan Pengurus BPPD yang semula digelar di ruang rupatama lantai dua kantor Bupati, menurut surat undangan yang beredar,tiba-tiba dialihkan ke ruang tamu Bupati,menyebakna beberapa tamu yang sudah mendapat undangan dan menunggu acara di rupatama kelabakan, karena secara mendadak acara pelantikan pindah keruangan tamu Bupati.

Pelantikan itu juga menuai protes dari Insan Pers(Wartawan) karena dari nama-nama yang dilantik ada dua nama yang mengaku mewakili dari unsur profesi watawan padahal mereka bukan wartawan yakni atas nama Ahmad Roji,SE dan Lalu Arwan,SH.

Foto : Kepala Dinas Pariwisata Lotim : Dr.H.Mugni,M.Pd

“Selaku anggota PWI(Persatuan Wartawan Indonesia) yang memegang Kartu Biru, jelas keberatan atas pencatutan nama organisasi PWI. Harus segera dirubah SK itu. Seharusnya sebelum membuat SK hendaknya melihat dengan teliti,siapa-siapa yang didudukkan dalam kepengurusan BPPD yang baru tersebut. Termasuk mewakili organisasi mana,” Tegas Dimyati wartawan senior mantan Ketua PWI Lombok Timur.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur Dr.Mugni,M.Pd yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kepengurusan yang dilantik adalah meneruskan SK yang lama sehingga seperti Ahmad Roji,SE masuk dari unsur wartawan.

“Inikan kita melanjutkan SK yang lama, SK yang lama itu si Roji dari PWI, jadi ini mengganti. Jadi ini bukan SK baru dan nanti SK baru itu pada bulan Juli 2021, Sedangkan untuk Lalu Arwan memang dia dari Unsur wartawan dan memang dia mengaku wartawan,” Terang Mugni.

Ketika ditanya awak media tentang keberadaan Lalu Arawan yang bukan lagi sebagai wartawan aktif. Mugni mengatakan dirinya tidak tahu menahu soal dia itu wartawan atau tidak.Ketika ditanya kalau ada tuntutan dari lembaga propesi. Mugni mengatakan itu bisa kita atur lebih lanjut. “Tinggal itu yang akan kita proses lebih lanjut, kalau kita dituntut kita bisa atur lagi, kan tidak masalah kan SK juga bilang bisa diperbaiki dan ini satu tahun setengah waktunya,” Jelasnya.

Ia juga menharapkan prosedur semuanya benar, tetapi karena diorganisasi Perusahaan belum jalan semuanya seperti PHRI(Perhimpunan Hoten Restoran Indonesia) dimana?, hanya HPI yang sudah formal karena dibentuk oleh Dispar Lotim,dan yang lainnya belum .

“Makanya program kami di tahun 2020 ini, menertibkan semua organisasi profesi dan asosiasi kepariwisataan,” Pungkasnya.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA