PCNW Lotim, Lakukan Diskusi Organisasi Sudah Masuk Tahun Ke Empat.

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Forum Pengurus Cabang Nahdlatul Wathan(PCNW) Lombok Timur yang berjumlah 20 Cabang NW, secara rutin melakukan Acara Silaturrahmi Bulanan yang diisi dengan diskusi tentang organisasi dan juga dirangkaikan dengan kegiatan arisan untuk saling membantu secara ekonomi.Ahad(09/02/2020).

Menurut Ahbar Ma’azi Forum yang sudah berjalan selama tiga tahun dan tahun 2020 ini masuk tahun ke 4 adalah sebagai wadah Silaturrahmi antara Seluruh Pengurus Cabang yang ada di Lombok Timur.

Iklan

“Jumlah Cabang NW di Lombok Timur ada 20 Cabang dan Forum ini adalah ajang silaturrahmi antar pengurus cabang, dan di Forum ini tempat kami membicarakan atau mendiskusikan program organisasi, yang pada intinya bagaimana kita bersama-sama untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita Almagfurullah Maulana Syaikh Guru Besar Kita TGKH.Zainuddin Abdul Majid,” Ungkap Ahbar Ma’azi.
Sementara itu H.Hamdan,S.Pd selaku Sekertaris Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan(PDNW) Lombok Timur, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepa PCNW yang telah mensukseskan perubahan nama Bandara dari BIL ke BIZAM.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Teman-teman PCNW yang telah sukses mengantarkan perubahan nama Bandara Internasional Lombok(BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid(BIZAM) pahlawan nasional yang juga guru besar kita. Karena bapak-bapak telah mengerahkan jamaah yang jumlahnya lebih dari 5.000 orang,dari Lombok Timur saja secara sukarela. Sehingga saya perkirakan jumlah jamaah yang kumpul pada aksi damai kita pada saat itu belasan ribu orang dengan jamaah yang datang dari Kabupaten/Kota yang lain,” paparnya.

H.Hamdan juga minta kepada Pengurus cabang untuk mendata dan mencatat jumlah Majlis Taqlim,Kelompok Hizib dan Jumlah Madrasyah serta data Masjid dan Musholla yang ada di wilayah masing-masing.

“Melalui Forum ini kami menyampaikan kepada Bapak-Bapak Ketua cabang untuk mendata jumlah Madrasyah,Majlis Taqlim, Kelompok Hizib, Masjid dan Mushalla yang ada diwilayah Cabang masing-masing.

BACA JUGA  Kocap Cerite Ndek Bau Te Kadu

Karena kita sering diminta data-data tersebut namun kita belum bisa memberikan data yang palid, karena data-data itu sangat penting, mohon untuk segera diberikan kepada kami” Harapnya.s
Ia juga menyampaikan agar Pengurus cabang terus berkoordinasi dengan pimpinan madrasyah, karena kita(organisasi NW-red) akan segera melakukan penggalian potensi yang ada diwilayah masing-masing dan bekerja sama dengan Madrasyah kita yang ada ditempat tersebut.

“Bila hari saya menjadi perwakilan dari NTB dalam acara pertemuan pengurus madrasyah dari seluruh Indonesia di Parung Bogor, dan banyak kita dapat pelajaran dari pertemuan tersebut. Dimana kalau madrasyah di daerah lain sudah banyak melakukan kegiatan kerjasama dengan lembaga usaha sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh Madrasyah tersebut,” Tutur H.Hamdan.

Ia juga mencontohkan ada salah satu Madrasyah di Parung Bogor yang bisa kerjasama dengan belasan unit usaha, sehingga madrasyah tersebut sudah bisa membiayai kegiatan pendidikannya dari hasil usaha tersebut. Sehingga di sekolah tersebut banyak yang gratis.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas soal Bidang Da’wah sebagai salah satu dari Asas Organisasi yang mana saat ini dirasa kurang dilaksanakan, sehingga banyak jamaah yang berharap TGB turun gunung untuk memberikan Da’wahnya, karena jamaah NW sangat rindu dengan Da’wah – Da’wah beliau.

Hal yang menarik juga dalam diskusi tersebut yang disampaikan oleh H.Hamdan dimana KBIH NW Pancor saat ini juga membuka Program Umroh dan Talangan Haji bagi jamaah yang masih belum cukup dananya. Hal itu sebagai upaya organisasi untuk mempermudah jamaah yang ingin Umroh maupun Ber Azam melakukan Ibadah Haji.(Bul)