Pasien PDP Covid-19 Lombok Timur, Di Dominasi Klaster Gowa

Foto : Dr.Pathurrahman,M.Kes ( Juru Bicara Covid-19 Lotim NTB)
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat(NTB) Dr.Pathurrahman,M.Kes menyampaikan hingga Kamis 16 April 2020 ada penambahan Pasien Dalam Pengawasan(PDP) sebanyak 9 orang. Demikian disampaikan pada acara video comferensi(Vicom) dengan wartawan. Jumat(17/04/2020).

Pathurrahman mengatakan bahwa tambahan 9 PDP itu adalah tambahan dari Tuan MA laki-laki umur 64 tahun asal Kecamatan Labuhan Haji,ini ada riwayat bepergian kewilayah terjangkit Gowa,Kemudian yang ke 2 adalah RH laki-laki 14 tahun ada riwayat bepergian kewilayah terjangkit Gowa. Ke 3 adalah IH laki-laki 42 tahun warga Kecamatan labuhan Haji,juga pernah ke Gowa. Ke 4 MQ ini laki-laki 51 tahun,sama dari Kecamatan labuhan Haji,riwayatnya juga bepergian kewilayah terjangkit Gowa.
Selanjutnya pasien PDP yang Ke 5 adalah SM perempuan usia 48 tahun warga Kecamatan Jerowaru dia punya riwayat kontak erat dengan pasien yang sebelumnya yaitu JM. Ke 6 DH perempuan 23 tahun,dari Kecamatan Jerowaru,dia punya riwayat kontak erat dengan pasien sebelumnya yaitu JM. Kemudian ke 7 RL laki-laki 41 tahun warga Kecamatan Terara dia punya riwayat kontak pernah bepergian kewilayah terjangkit Gowa. Ke 8 MA laki-laki 39 tahun dari Kecamatan Terara, punya riwayat kontak pernah bepergian kewilayah terjangkit Gowa.

Dan pasien PDP Ke 9 adalah bayi atas nama NW usia 41 hari perempuan warga Kecamatan Selong ini dengan indikasi medis pneumonia berat sehingga oleh tim medis Rumah Sakit dimasukkan menjadi pasien PDP.

Iklan

“Tapi ada berita yang menggembirakan karena Pasien Positif atas nama Ny.NM usia 28 tahun dari Kecamatan Aikmel sudah pulang dan dinyatakan sudah sehat,” Ungkap Pathurrahman.

Ia juga menambahkan dari penambahan data tersebut maka Lombok Timur ada tiga kecamatan yang masuk Zona Merah yakni Aikmel,Pringga Sela dan Kecamatan Selong. Sedangkan Kecamatan zona kuning ada 11 Kecamatan diantaranya Kecamatan, Masbagik,Montong Gading,Terara,Sakra, Jerowaru,Pringgabaya,Lenek,Wanasaba,Suralaga,Sakra Timur,Labuhan Haji, Kemudian Zona hijau ada 7 Kecamatan yakni Kecamatan Sembalun,Sikur,Sukamulia,Sakra Barat,Keruak,Suela dan Sambelia.

BACA JUGA  Cegah Covid-19: Jati Diri TNI Lahir Dan Hidup Bersama Rakyat Perang Melawan Corona

“Untuk diketahui 29 orang pasien PDP yang dirawat di RSUD Selong tersebut,22 orang itu adalah Klaster Gowa dan 3 orang sudah kontak erat dengan pasien JM dan 3 bayi pneumonia berat dan 1 orang papua,”Terangnya.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr.Tantowi, dalam penyampaiannya perawatan 29 orang pasien PDP ini dirawat diruang isolasi dengan syarat ruang isolasi covid-19 bertekanan negative. Semua pasien disesuaikan kondisinya,dalam artian pasien yang dalam rapid tesnya reaktif dan tidak memiliki gejala dan memiliki nafsu makan yang baik,tidak ada keluhan dan lain sebagainya,dikondisikan dalam satu ruangan dan dipenuhi segala kebutuhannya.

 

Sementara untuk Bayi yang perlu mendapatkan perhatian adalah bayi dengan pneumonia berat, kita punya 3 orang diantaranya MHA 6 bulan,MDC 3 bulan dan ada NW usia 41 hari.
”Ini kita memberikan perhatian ektra karena dia berada dalam kondisi sesak,sehingga diberikan oksigen pasiennya dipuasakan karena itu adalah protapnya penyembuhan pneumonia berat dan nutrisinya dimasukkan melalui infuse,”Ungkap Tantowi.

Dan untuk RSUD selong sendiri dengan adanya tren penambahan berusaha untuk menambah kapasitas ruangan isolasi untuk bisa menampung pasien karena untuk saat ini hanya RSUD R.Soejono Selong yang bisa menampung, jika ada yang hasil tes swebnya positif.

”Untuk saat ini kita menambah 10 Bad lagi sehingga kapasitas maksimal yang dapat kita penuhi 40 sampai 45 Bad tergantung kemampuan kita,” Pungkasnya.(Bul)