Pandangan Presiden Kebangsaan Atas Gagasan Gubenur Jabar & Bengkulu

Pandangan Presiden Kebangsaan Atas Gagasan Gubenur Jabar & Bengkulu

Sinar5news- Jakarta- Ide gagasan dua gubenur Indonesia provinsi Bengkulu dan Provinsi Jawa Barat atas pembinaan anak usia sekolah yang suka melawan, tawuran, bolos sekolah, kecanduan main game, konsumsi obat obat terlarang. Untuk diangkut menuju barak di didik di kamp- kamp militer agar tumbuh kembang menjadi anak disiplin, kembali mau belajar, cinta tanah air untuk masa depan generasi bangsa yang lebih baik menuju Indonesia emas. Program ini sudah mulai dijalankan oleh Bupati Purwakarta provinsi Jawa Barat.

Program ini, perlu ditiru oleh semua daerah di Indonesia agar masalah penanganan kenakalan remaja tidak melulu di serahkan pada guru dan sekolah. Kehadiran negara melalui pemerintah daerah perlu kolaborasi sebagai wujud nyata negara hadir menjaga generasi bangsa bertumbuh kembang, memiliki Budi kemuliaan sebagaimana moral bangsa Pancasila yang semakin ke depan sudah mulai tergradasi.

Program baik ini, adalah cara efektif mengatasi kenakalan remaja yang sudah sangat meresahkan masyarakat luas di seluruh tanah air. Remaja sebagai aset masa depan harus ditangani serius dengan sistem, sehingga mereka tidak selalu jadi sasaran tembak atas ulah mereka selama ini. Usia yang ingin mendapatkan pengakuan, baik di komunitas maupun lingkungannya sehingga tidak jarang mereka salah arah.

Dengan dibuatkannya kerjasama negara bersama institusi ABRI dan Polri dalam pembinaan mental, bakat dan spritual. Anak remaja akan terorganisir rapi, kenakalan remaja akan sangat mudah diatasi bukan hanya jadi bahan diskusi tanpa solusi sperti selama ini dipertontonkan. Remaja perlu sentuhan kreativitas bukan hanya dijejeli/dicekoki pelajaran sekolah berupa hitungan dan hapalan yang membuat mereka stres.

Manfaat akan bayak di dapatkan negara terutama kesiapan generasi berbudi kemuliaan, tumbuh sebagai generasi berkarakter yang dapat menjadikan ngerinya maju bermartabat dan berdaya saing global. Bisa direkrut menjadi anggota lansung baik di ABRI maupun Polisi. Cara ini akan mengurangi kost dan budaya sogok menyogok dan pada gilirannya akan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kelak sebagai abdi negara.

Inilah cara yang efektif memutuskan mata rantai kejahatan dan premanisme di negri tercinta Pancasila yang sangat meresahkan masyarakat dari banyaknya ormas yang bergaya dan berkarakter preman. Politisi dan partai serta ASN sebagai pelayan negara yang masih bermental korup. Penulis meyakini di barak – barak yang ditangani dengan sistem akan dapat melahirkan atlit nasional bahkan dunia karena sudah terlatih dengan disiplin tinggi.

Gagasan cemerlang bapak – bapak Gubenur ini, amat sangat terukur untuk menjadikan pemuda / i Indonesia berdaya saing tinggi, berkarakter pada gilirannya akan mampu melahirkan percepatan terhadap prestasi Indonesia di semua bidang, mengangkat keterpurukan akhlak bangsa, menumbuhkembangkan kreatifitas anak bangsa, menjaga generasi penerus bangsa yang cinta tanah air dan mampu menjaga meneruskan amanat kemerdekaan. Indonesia akan menjadi mercusuar dunia bangsa adidaya yang bermartabat, penduduknya sejahtera, para pemimpinnya akan bermental pelayan berakhlak bersih dari praktek korupsi. Dengan demikian negri yang Baldatun Thoyyibatun Warabbun Gafur, gemah ripah akan dapat terwujud dengan mudah. Amien yra.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA