Operasi SAR Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang Berlangsung Selama 13 Hari Resmi Ditutup, Berikut Daftar Temuannya.

banner post atas

Sinar5news.com – JAKARTA – Operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) kasus jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu resmi berakhir. Operasi tersebut telah berjalan selama 13 hari yang menghasilkan berbagai temuan para korban dan bagian-bagian dari badan pesawat.

Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito menjelaskan bahwa Operasi SAR telah resmi dihentikan pada hari ke 13 ini. Hasil dari Operasi tersebut berhasil menemukan para korban serta sisa puing-puing dari badan Pesawat diantaranya 324 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban, serpihan kecil pesawat sebanyak 68, serpihan besar pesawat 55, dan FDR (flight data recorder) pada hari keempat, serta CVR (cockpit voice recorder) electronic unit pada tanggal 15 atau hari ke 7.

“Berhasil menemukan atau mengevakuasi 324 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban, serpihan kecil pesawat sebanyak 68, serpihan besar pesawat 55, dan FDR (flight data recorder) pada hari keempat, serta CVR (cockpit voice recorder) electronic unit pada tanggal 15 atau hari ke 7,” ujar Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito di JICT 2, Kamis (21/1/2021).

Iklan

 

Melansir melalui laman resmi detik, Bagus juga menjelaskan bahwa dalam Operasi ini telah melibatkan berbagai pihak seperti halnya TNI ,POLRI , Kementerian dan berbagai Lembaga yang memiliki Potensi SAR.

“Selama 13 hari, dari ketentuan tujuh hari dan dua kali perpanjangan masing-masing 3 hari, dengan melibatkan kekuatan kurang lebih 4.300 personel, 62 kapal laut, 15 pesawat,” kata Bagus.

 

Selain itu, Bagus sendiri juga turut berduka atas kejadian ini sekaligus belasungkawa terhadap para keluarga korban yang ditinggalkan. Ia juga turut mendoakan agar para korban meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

BACA JUGA  Sekda H.M.Juaini Taofik: Farameter ASN Layani Wartawan 24 Jam.

“Pada akhirnya kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama pelaksanaan operasi SAR ada hal-hal yang kurang berkenan,” ucapnya.

Dalam proses penutupan Operasi SAR tersebut turut hadir beberapa Pihak penting yang terkait diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto, dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono.

Selanjutnya juga ada Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Raharjo S, Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid, Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena, Kepala RS (Karumkit) Polri, Brigjen Asep Hendradiana, dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta.