NWDI Notes (13) TGB, BERKELAS DUNIA BICARA DUNIA

NWDI Notes (13) TGB, BERKELAS DUNIA BICARA DUNIA

Oleh: Abah_Rosela_Naelal_Wafa

Tuan Guru Bajang (TGB) KH. Muhammad Zainul Majdi, Lc., MA putra Sasak asli. Putra bangsa Indonesia sejati. Sosok perpaduan ulama dan umara. Nasionalis yang berjiwa santri. Cucu Pahlawan Nasional asal NTB Maulana Kiyai Hamzanwadi.

Riwayat pendidikan TGB. SD di Mataram. Sanawiah dan Aliah di Pancor. S1 hingga S3 di Universitas al-Azhar Kairo Mesir. Di Universitas berkelas dunia ini, Syekhona menyelesaikan Doktor di bidang tafsir dengan predikat “Summa Cumlaude Ma’a Haqqutthaba’.

Dari Universitas al-Azhar inilah pemikiran, pandangan, dan kepekaan hati Tuan Guru Bajang dibentuk untuk menjadi sosok berkelas dunia yang peduli dengan keadaan atau situasi dan isu-isu dunia.

Tidak percaya? Lihat saja pemikiran-pemikiran yang dilontarkan TGB. Pemikiran wasathiyah Islam salah satunya. Pemikiran yang satu ini sangat diperlukan dewasa ini, di mana banyak negara di Timur Tengah pecah-belah akibat arus pemikiran ekstrim.

Wasathiyah Islam diperjuangkan Syekhona TGB karena semata cintanya kepada NKRI ini. Pandangan beliau jauh ke depan. “Saya punya anak yang masih kecil-kecil, maka saya harus memastikan mereka bisa hidup tenang di Indonesia ini.” Demikian intisari pernyataannya pada satu kesempatan di sebuah telivisi nasional.

TGB, siap mendayung di antara dua gelombang ekstrim kiri dan kanan. Bukti pendayungannya –salah satu– pada saat Pilpres 2019. Saat ekstrim kanan menawarkan teori “khilafah”, Syekhona mengkomparasinya dengan kenyataan dewasa ini.

Demikian pula saat, ekstrim kiri teriak-teriak “Saya Pancasilais” dan atau “NKRI Harga Mati” dengan niat hendak menjastis orang lain sebagai tak mencintai negaranya, Syekhona justru meluruskannya dengan pandangan bahwa menjadi nasionalis tidak hanya sekedar lewat kata, namun bukti nyata.

Perjuangan Syekhona TGB dengan segala prestasinya secara pribadi dan selaku Gubernur NTB (2008-2018) yang berjejer, membuat ia pernah diundang bicara di Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan juga memperoleh Penghargaan di Universitas al-Azhar Kairo Mesir sebagai alumnus pejuang Wasathiyah.

BACA JUGA  Pemuda NWDI DKI Jakarta Adakan Seminar Ideologi Pancasila Dan kebangsaan
BACA JUGA  Berbagi Ke Panti Asuhan NW Jakarta

Saat ini, Syekhona TGB untuk kesekian kalinya diundang bicara kelas dunia untuk membicarakan dan mencari solusi terkait isu-isu kemanusiaan level dunia.

Selepas Dakwah Nusantara di pulau Dewata Bali selama dua hari kemarin (penulis juga ikut hadir) pada tanggal 27-28 Nopember 2021 kemarin, Syekhona langsung terbang ke Abu Dhabi untuk menghadiri rapat periodik “Muslim Elders Council” bersama Grand Syeikh Al-Azhar dan tokoh-tokoh muslim dunia di Abu Dhabi, UEA.

Di meja bergengsi kelas dunia ini, dikuti dari akun facebook @Tuan Guru Bajang, akan dibahas terkait tantangan ummat Islam dunia. Termasuk bagaimana melawan segala sikap atau semua bentuk ujaran kebencian terhadap Islam dan atau Islamophobia di berbagai belahan dunia. Famasyaallah!

Akhiran, teriring doa buat Syekhona semoga sehat selalu, lancar segala urusan dan selamat bahagia sampai tiba di rumah, bertemu keluarga tercinta di Lombok. Amiiin.

Wa Allah A’lam!

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA