Nikmatnya Membaca Hizib Di Pangkalan Trek Texsas Jatinegara Indah

Nikmatnya Membaca Hizib Di Pangkalan Trek Texsas Jatinegara Indah

Kalau dipikir-pikir mengapa mereka rela datang dari jauh seperti Bogor, Depok dan lainnya yang menghabiskan waktu antara dua hingga tiga jam menuju Jakarta, bahkan membutuhkan tenaga dan biaya. Ternyata jawaban karena mereka merasa terpanggil untuk bersama-sama menyatukan tali silaturahmi antar sesama umat Islam, terutama antara sesama warga masyarakat Lombok yang terkumpul dalam Himalo (Himpunan Masyarakat Lombok) yang tinggal di Jabodetabek.

Sesampainya mereka di lokasi, tanpa melalui istirahat yang panjang mereka langsung duduk bersama menikmati indahnya lantunan bacaan Hizib Nahdlatul Wathan yang kaya dengan khasiat yang terpendam di dalamnya, juga oleh karena diiringi nada-nada tertentu yang sangat menarik, menyentuh hati saudari dan mencerahkan akal pikiran. Di sisi lain dengan Hizib Nahdlatul Wathan ini mereka jadikan sebagai sarana untuk mengistirahatkan segala bentuk kesibukan yang menimbulkan kepenatan serta beban yang menghimpit jiwa. Maka ketika mereka membaca Hizib dengan sendirinya beban-beban yang menghimpit jiwa tersebut seakan-akan sirna dan hilang tidak ada sama sekali. Yang ada adalah rasa tenang, damai dan bahagia dalam luapan cinta ma’rifatullah yang sangat berharga memompa semangat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Para jamaah Hizib menikmati kebersamaan dalam acara santapan malam dengan menu-menu khas Lombok yang menggiurkan

Mereka benar-benar menikmati indahnya untaian zikir dan doa yang ada dalam Hizib Nahdlatul Wathan. Dan mereka bertekad dan berjanji dalam diri mereka sendiri untuk berusaha secara Istiqomah membaca Hizib baik sifatnya mingguan atau bulanan yang diadakan melalui Majelis Hizib Nahdlatul Wathan Jakarta.

Setelah pembacaan Hizib rampung dilaksanakan, dilanjutkan dengan santapan malam yang telah disediakan oleh Mamiq Samwir bersama keluarga dan segenap rekan-rekannya. Di antara menu yang disuguhkan yaitu ayam taliwang, plecing kangkung (beberoq), ikan mujair dan tahu. Alhamdulillah nikmat sekali rasanya mencicipi aneka hidangan yang telah disediakan oleh tuan rumah. Semua ini menambah semangat untuk terus hadir membaca Hizib Nahdlatul Wathon pada bulan-bulan yang akan datang.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan pengangkatan TGH. Lalu Mumtaz sebagai ketua Majelis Hizib Nahdlatul Wathan Jakarta periode 2025-2030 yang diberikan langsung oleh Dr. TGH. Muslihan Habib, MA selaku Ketua PW NWDI DKI Jakarta. Kemudian TGH. Lalu Mumtaz menerimanya dengan suka cita yang disaksikan oleh para jamaah Hizib dan diabadikan oleh media SinarLIMA.

Setelah menerima SK, TGH. Lalu Mumtaz selaku ketua Majelis Hizib Nahdlatul Wathan Jakarta siap menjalankan Hizib secara Istiqomah seraya mengharap Ridha Allah

Selanjutnya pada sesi terakhir sambutan atas nama tuan rumah yang diwakili oleh Ustadz M. Husni Haris, S.Os, menghaturkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kehadiran para jamaah dan memohon maaf bila dalam penyambutan dan suguhan konsumsi terdapat kekurangannya. Beliau mendoakan agar berkat Hizib yang kita baca ini mendapatkan keberkahan, sehat badan, panjang umur dan kita dapat melaksanakan ibadah puasa bulan Ramadan tahun ini dengan maksimal sehingga derajat ketakwaan akan diperoleh secara sempurna.

Bekasi, 25 Sya’ban 1446 H/24 Februari 2025 M

Penulis : Marolah Abu Akrom (Jurnalis media SinarLIMA, Konseptor Khutbah Jumat dan staf pengajar di Ponpes NW Jakarta)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA