MUTIARA HIKMAH (6) WAHAI MASYARAKAT NTB BERSYUKURLAH BIL DIGANTI BIZAM Oleh : Abu Akrom

MUTIARA HIKMAH (6) WAHAI MASYARAKAT NTB BERSYUKURLAH BIL DIGANTI BIZAM Oleh : Abu Akrom

Seharusnya semua masyarakat dan rakyat Nusa Tengga Barat (NTB) bersyukur setinggi-tingginya kepada Allah Yang Maha Kuasa, dengan segala daya dan upaya serta pengorbanan yang luar biasa, akhirnya diapresiasi oleh pemerintah pusat melalui surat keputusan Menteri Perhubungan Nomor 1421 tahun 2018 tentang perubahan nama bandara internasional dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddinn Abdul Madjid (BIZAM).

Semua daerah di Indonesia, tidak ada yang keberatan nama bandaranya diambil dari nama pahlawan nasionalnya. Justru menjadi kebanggaan tersendiri bagi rakyat dan masyarakat setempat. Ini sudah dua tahun SK diterbitkan, masih juga ada yang keberatan mengganti nama bandara dari BIL menjadi BIZAM sampai harus didemo oleh 10.000 orang. Kan ini memalukan dan merusak citra masyarakat NTB yang selama ini dikenal salah satu provinsi terbaik di Indonesia karena pencapaian-pencapaian yang spektakuler dalam berbagai sektor yang ada.

Sungguh kita perihatin dengan kondisi ini yang berlarut-larut, padahal surat resmi mengenai perubahan nama bandara tersebut sudah dikeluarkan dari menteri perhubungan dua tahun yang lalu.

Mengganti nama bandara dari BIL menjadi BIZAM sesungguhnya sangat relevan dengan jasa-jasa Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid selama hidupnya. Beliau habis-habisan mengorbankan tenaga, harta dan jiwa berjuang berperang melawan penjajah Belanda. Juga segenap ilmu, jiwa dan raganya berkeliling sepulau Lombok khususnya berdakwah mencerdaskan kehidupan umat, sehingga umat menjadi terbina iman dan Islamnya. Kalau ada yang keberatan dengan diangkatnya Maulana Syaikh sebagai pahlawan nasional, silahkan mengusulkan tokohnya masing-masing sehingga bisa diangkat menjadi pahlawan nasional. Semua ada mekanismenya dan itu terbuka bagi siapa saja yang mau mengusulkan asalkan memenuhi syarat.

Secara kebetulan di NTB khususnya selama ini baru satu pahlawan nasionalnya, sedang daerah lain sudah banyak lebih dari satu orang. Jadi mari melapangkan hati dan berpikir yang positif, jangan iri dan dengki. Itu semua bisa membuat kita jadi berpecah belah yang dapat mengganggu kerukunan dan kedamaian hidup bermasyarakat di NTB yang sudah terbina dengan baik selama ini.

BACA JUGA  Sholat Jum'at Bersama Alat Komsos Bagi Serka Hakib dengan Warga Binaannya
BACA JUGA  YPH PPD NWDI Pancor Bagikan 1.300 Paket Daging Kurban.

Tulisan ini memang tidak bernilai apa-apa kalau hanya sekedar dibaca. Tindakan nyata itu yang kita tunggu secepatnya mengganti nama bandara dari BIL menjadi BIZAM. Tidak perlu ada demo lagi apalagi harus dibawa ke meja hukum, sungguh ini menguras energi yang bisa mengganggu dan menghambat segala aktivitas baik yang ada di pemerintahan, masyarakat dan lain-lainnya.

Kita berharap dengan sangat kepada pihak-pihak yang tidak setuju/kontra untuk berlapang dada menerima dan mendukung pergantian nama bandara dari BIL menjadi BIZAM demi kebaikan dan kemaslahatan kita bersama. Aamiin.

Bekasi, 27 Jumadil Awwal 1441 H/25 Januari 2020 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA