Sinar5news– Jakarta- Menggelegar berappi – api, menyala panggung mimbar Nusantara satu, sebagai lokasi pelantikan bergetar membahana ke semua sudut ruangan, sampai ke seluruh pelosok negri. Pidato yang sangat berenergi memberi pesan awal kepada semua wakil rakyat yang hadir agar melihat realita kenyataan yang sesungguhnya terhadap penderitaan kehidupan rakyat, bukan hanya membaca angka angka. Namun, sedapat mungkin peka dengan penderitaan rakyat yang sudah 79 tahun merdeka tapi rakyat belum menikmati arti kemerdekaannya.
Sangat berkelas seakan akan Soekarno sang proklamator hidup kembali. Burung Garuda mengepakkan sayapnya terbang mengitari langit Nusantara. Semua mata tertuju pada podium tempat sang presiden melangsungkan khotbah kenegaraan perdana yang disiarkan lansung media TV nasional dan swasta. Memukau, menggetarkan semua tamu undangan dari negara- negara sahabat.
Presiden harapan rakyat yang di damba selama ini sudah muncul. Rakyat butuh presiden kuat, berani menegakkan kebenaran, memberantas mafioso dari kalangan manapun yang sudah buat negri ini rusak dimata dunia. Nilai indeks korupsi masih tertinggi di dunia, inilah penyakit bangsa yang sudah 79 tahun merdeka belum mampu diberantas habis. Korupsi sudah menjadi tradisi budaya dari negri yang berketuhanan ini. Sangat memalukan, mengkhianati makna negara berkebudayaan Pancasila.
Hadirnya sang Jendral patriotik ini membawa angin segar seluruh rakyat Indonesia. Membangkitkan semangat warga bangsa, kehadiran beliau memaknai arti kemerdekaan sesungguhnya. Membawa seluruh tumpah darah warga bangsa hidup sejahtera lahir batin aman damai sentosa. Sang Presiden yang sangat paham kondisi rakyatnya, memahami betul kondisi kebatinan warganya agar semua pemangku kepentingan selaku pelayan rakyat harus memberikan pelayanan prima. Karena kehadiran kita adalah amanah rakyat yang harus kita tunaikan dalam waktu dan tempo yang sesingkat-singkatnya.
Presiden yang dapat memberikan motivasi meyakinkan warganya bahwa kita bangsa besar. Mampu segera setara bahkan menjadi negara besar yang disegani dan memegang kekuatan ekonomi dunia di kawasan. Presiden Prabowo memerintahkan dengan segera, bekerja serius menjalankan amanat penderitaan rakyat yang sudah memilih kita. Jangan terus melukai hati rakyat, bernari – nari diatas penderitaan rakyat, melukai hati rakyat.
Pidato yang akan terus dan selalu dikenang oleh zaman. Pidato yang mengajak seluruh hadirin agar mendengar jeritan hati rakyat. Mengajak mengunakan rasa bukan hanya pandai olah kata. Rakyat sudah muak dengan tingkah laku pejabat pada semua tingkatan dan lapisan yang di berikan amanah mereka ingkari dan khianati. Jika pidato yang sudah sangat terang benderang tidak mampu diterjemahkan dalam kerja nyata lebih baik mundur sebelum rakyat mengusir kita dari rumah mereka disini. Senayan ini milik rumah rakyat.
Selamat datang harapan baru Indonesia Presiden Prabowo, jendral ikhlas berjuang untuk merah putih. Demikian tokoh moderasi bapak bangsa Gusdur nilai prihal sosok Prabowo. Memiliki garis keturunan nasab yang jelas kakek beliau adalah pejuang merah putih, bapaknya Prof.Sumitro Mentri keuangan kabinet Soekarno pertama yang berhasil membawa ekonomi Indonesia masa itu di segani dunia. Presiden Prabowo jelas tekadnya membawa merah putih adil makmur good government beliau gelorakan di parlemen dengan lantang kesatria.
( Samianto Presiden Forum Kebangsaan )




