Dalam kehidupan ini kita tidak perlu berupaya untuk menjadi seorang yang disegani ataupun ditakuti oleh oranglain. Kita tidak perlu berupaya untuk menjadi seorang yang dianggap hebat dalam segala bidang. Karena hal tersebut akan sangat identik menunjukan kepribadian yang merasa lebih bahkan dapat menimbulkan sifat sombong di hadapan sesama manusia.
Jadilah pribadi yang apa adanya serta bermanfaat bagi sesama. Karena hal tersebut justru akan membuat dirimu mulia di hadapan Allah SWT dan juga para makhluk CiptaanNya terutama manusia.
Manusia diciptakan dengan segala kesempurnaan sifat yang dimilikinya dan berbeda dengan makhluk-makhluk Allah SWT lainnya. Manusia dibekali akal dan nafsu sebagai bentuk ujian dalam menjalani kehidupannya.
Penggunaan keduanya tentu sangat berpengaruh terhadap amalan shalih dalam kehidupan yang dijalaninya. Terkadang ada manusia yang lebih mengedepankan akalnya yang berlebih sehingga menganggap oranglain tidak jauh lebih hebat daripada dirinya. Adapula seseorang lebih mengedepankan nafsunya daraipada akalnya sehingga ia tidak perlu berpikir baik dan buruk dalam bertindak padahal sikap dan prilaku yang demikian justru akan membuatnya terhina melebihi prilaku hewan.
Untuk itu, mari kita ´´jadikan hidup kita tidak hanya untuk diri kita sendiri, melainkan menjadilah pribadi yang bermanfaat pula untuk orang lain“. Karena dengan pribadi yang bermanfaat kita bisa saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya.
Mudah-mudahan kehidupan kita menjadi seperti pohon kelapa, karena tidak ada satu bagianpun yang tidak ada manfaatnya.
والله الموفق والهادی الی سبيل الرشاد
Uje
Senin, 17 Shafar 1442 H / 5 Oktober 2020



