Menebar Keberkahan di Pagi Hari, Kompleks Sekolah Laboratorium Jakarta Gelar Rutinitas Istighotsah dan Pentas Talenta Peserta Didik

Menebar Keberkahan di Pagi Hari, Kompleks Sekolah Laboratorium Jakarta Gelar Rutinitas Istighotsah dan Pentas Talenta Peserta Didik

Menebar Keberkahan di Pagi Hari, Kompleks Sekolah Laboratorium Jakarta Gelar Rutinitas Istighotsah dan Pentas Talenta Peserta Didik

JAKARTA — Suasana pagi yang cerah, sejuk, dan penuh kedamaian menyelimuti halaman Kompleks Sekolah TK, SD, SMP, dan SMK Laboratorium Jakarta pada Jumat, 4 September 2026. Di awal bulan yang penuh berkah ini, seluruh dewan guru, kepala sekolah, staf kependidikan, serta ratusan peserta didik tumpah ruah berkumpul dengan penuh kekhusyukan. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan istighotsah rutin bulanan yang telah menjadi tradisi positif untuk memperkuat fondasi spiritual warga sekolah.

Acara yang sarat akan nilai-nilai keislaman ini dipimpin langsung oleh Kepala SMP Laboratorium Jakarta, Bapak Yusmanto, S.S., sementara jalannya pembacaan zikir dan istighotsah dipandu dengan penuh penghayatan oleh Ust. Ahmad Faizal, S.Pd. Kehadiran para pimpinan, guru, dan peserta didik dari berbagai jenjang ini mencerminkan kuatnya kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Sekolah Laboratorium Jakarta.

Rangkaian Ibadah Penuh Khidmat

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini diawali dengan pelaksanaan Shalat Dhuha secara berjemaah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema indah, menciptakan suasana batin yang tenang bagi setiap peserta didik dan guru yang mengikutinya. Shalat Dhuha dan istighotsah ini bukan hanya menjadi agenda rutin semata, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur mendalam kepada Allah SWT atas segala nikmat iman, Islam, dan kesehatan yang diberikan, sekaligus memohon kelancaran dan keberkahan dalam proses kegiatan belajar mengajar sepanjang bulan ini.

Selain bermunajat dan berzikir bersama, momen ini juga dimanfaatkan untuk mendoakan para pendiri dan tokoh yayasan yang telah mendahului, agar senantiasa mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT.

Ulasan Mendalam Kultum Peserta Didik

Salah satu daya tarik yang paling dinantikan dalam acara ini adalah penampilan dan penyampaian kultum (kuliah tujuh menit) oleh perwakilan peserta didik dari berbagai jenjang. Penampilan mereka tidak hanya menunjukkan keberanian tampil di depan umum, tetapi juga sarat akan pesan moral yang mendalam.

1. Pesan Berbakti kepada Orang Tua oleh Ridho (Perwakilan SMK Laboratorium Jakarta)

Perwakilan dari unit SMK Laboratorium Jakarta, Ananda Ridho, membawakan kultum yang menyentuh hati dengan tema “Berbakti kepada Orang Tua”. Dalam ceramahnya, Ridho mengingatkan bahwa orang tua adalah sosok yang paling berjasa dalam kehidupan seorang anak, mulai dari merawat, mendidik, hingga membesarkan dengan penuh pengorbanan tanpa kenal lelah.

Mengutip ayat Al-Qur’an dari Surah Al-Isra’ ayat 23, Ridho menekankan betapa agungnya kedudukan berbakti kepada orang tua, di mana perintah tersebut disandingkan langsung setelah perintah beribadah kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan teman-temannya bahwa bentuk berbakti tidak selalu harus berupa materi yang besar, melainkan bisa dimulai dari hal-hal sederhana dalam keseharian: berbicara dengan santun, tidak pernah membentak, senantiasa mendengarkan nasihat baik mereka, serta mendoakan keselamatan dan kebaikan bagi kedua orang tua di setiap kesempatan. Di akhir kultumnya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk menyayangi dan menghargai orang tua selagi mereka masih ada di sisi kita.

2. Pentingnya Tolong-Menolong dalam Kebaikan oleh Hasya (Perwakilan SMP Laboratorium Jakarta)

Sementara itu, perwakilan dari unit SMP Laboratorium Jakarta, Ananda Hasya, tampil memukau menyampaikan kultum inspiratif menggunakan Bahasa Inggris dengan tema “The Importance of Helping One Another” (Pentingnya Saling Tolong-Menolong).

Hasya menyampaikan bahwa sebagai manusia, kita diciptakan sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan, dukungan, dan kepedulian dari orang lain. Mengacu pada ajaran Islam dalam Surah Al-Ma’idah, ia mengingatkan pentingnya untuk saling bekerja sama dalam kebajikan dan takwa, serta saling menjauhkan diri dari perbuatan dosa. Hasya juga memberikan contoh nyata bagaimana cara membantu sesama di lingkungan sekolah tidak harus menunggu kaya atau melakukan hal besar; menolong teman yang sedang kesulitan memahami pelajaran, mendengarkan keluh kesah teman, berbagi ilmu, atau sekadar menampakkan senyuman dan tutur kata yang baik sudah termasuk wujud nyata kepedulian sosial.

Ruang Kreativitas dan Tasmi’ Al-Qur’an

Selain kultum dua bahasa (Indonesia dan Inggris), kemeriahan pagi itu ditutup dengan penampilan Tasmi’ Al-Qur’an yang merdu dan fasih oleh perwakilan peserta didik SD Laboratorium Jakarta, yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan. Penampilan demi penampilan dari anak-anak didik ini mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh guru dan kepala sekolah, sebagai bentuk motivasi agar generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan berprestasi di bidang agama maupun akademik.

Melalui kegiatan terpadu ini, Sekolah Laboratorium Jakarta terus berkomitmen mencetak generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual, berakhlak mulia, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

Saksikan dokumentasi lengkap kegiatan penuh inspirasi ini melalui tautan YouTube berikut: https://youtu.be/1FwJWlIgEJE

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA