Menahan Bersin Itu Sangat Berbahaya

Menahan Bersin Itu Sangat Berbahaya

“Seorang tentara mengisahkan pengalaman pribadinya: “Beberapa tahun yang lalu, para bulan Ramadhan, saya ikut shalat tarawih pada satu masjid. Di tengah shalat yang syahdu itu, tiba tiba saya merasa akan BERSIN, tapi segera saya sadar bahwa suara BERSIN saya biasanya besar, tentu saya malu dan segan untuk BERSIN di tengah shalat jamaah tarawih yang khusyu’ di belakang imam yang bacaannya sangat menyentuh hati. Karena itu, saya tahan dorongan untuk BERSIN itu. Tapi tak berapa lama kemudian, saya merasakan sakit kepala.

Tapi saya tidak pedulikan, saya lanjutkan shalat bersama jamaah. Pada rakaat terakhir dari witir, pada saat imam membaca do’a qunut, sakit kepala itu semakin memuncak, rasa sakit juga di mataku, telingaku juga berdengung, kepala seakan akan pecah. Saya masih sadar bahwa akhirnya saya jatuh tersungkur. Akhirnya saya membuka mata, ternyata saya di rumah sakit. Saya melihat alat alat pengobatan dan mendengar suara suara alat alat di sekitarku, tanganku diinfus, di depanku ada seorang dokter didampingi oleh perawat.

Saya bertanya kepada mereka: “Saya berada di mana sekarang?”
Mereka menjawab: “Kamu di rumah sakit sejak empat puluh hari yang lalu”. Saya menangis sambil mengatakan: “Sejak empat puluh hari?”. Saya berteriak histeris, sampai dokter menenangkan diriku. Saya bertanya sambil menangis: “Apa yang terjadi Dok?”. “Mengapa saya di sini Dok?”. Beliau menjawab: “Kami telah melakukan general check up terhadap dirimu. Kesimpulan kami ialah bahwa telah terjadi sesuatu yang aneh pada dirimu. Mungkin kamu telah menahan dorongan BERSIN pada dirimu”. Saya menjawab: “Itu benar. Saya ingat itu”.

Setelah itu kehidupanku berubah total karena saya masih mengalami akibat buruk dari menahan BERSIN itu dan saya masih terus berobat”. Kesimpulannya: “Pernahkah kita merenungkan atau menghayati ucapan “ALHAMDULILLAH” yang kita ucapkan setelah kita BERSIN?. Nabi -Shallallahu Alaihi wa Sallam- bersabda: “BERSIN itu adalah NIKMAT dari Allah yang maha pemurah; dan menguap itu bersumber dari godaan syetan”. Mengapa kita membaca “ALHAMDULILLAH” ketika kita BERSIN?.

Para ahli mengatakan: Pada saat kita BERSIN, semua organ tubuh berhenti bekerja lalu hidup kembali dan bergerak lagi. Pada saat BERSIN, keluarlah dari mulut kita berjuta juta virus dari tubuh kita. Tentu kita tidak melihat itu pada saat kita BERSIN saat pilek, saat sakit. Ingat!. JANGAN TAHAN BERSIN karena menghargai orang lain. Dan setelah BERSIN bacalah “ALHAMDULILLAH” , agar orang yang mendengarmu mendo’akanmu: “YARHAMUKALLAH”. Kemudian kamu membalas: “YAHDIYKUMULLAH WA YUSHLIHU BAALAKUM”.

Diterjemahkan oleh:
Muzakkir M. Arif

(Menyebarkan info yang bermanfaat, adalah amal shaleh)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA