Membiasakan Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua dan Guru

Membiasakan Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua dan Guru

Sebagai seorang Muslim hendaknya kita meyakini hak kedua orang tua terhadap dirinya, kewajiban berbakti, taat, dan berbuat baik kepada keduanya. Tidak karena keduanya penyebab keberadaannya hingga ia harus berbalas budi kepada keduanya, tetapi karena Allah SWT. mewajibkan taat, menyuruh berbakti ,dan berbuat baik kepada keduanya.

Allah SWT berfirman:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Artinya :
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah,”Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” ( QS. Al-Isra’: 23-24 ).

Mengakui dan Mengagungkan Keutamaan Guru
– Khotib al- Baghdadi berkata: “Wajib bagi seorang murid untuk mengakui keutamaan gurunya yang faqih dan hendaklah pula menyadari bahwa dirinya banyak mengambil ilmu dari gurunya.” (al-faqih wal Mutafaqih 1/196).

-Ibnu Jamaah al-Kinani berkata: “Hendaklah seorang murid mengenal hak gurunya, jangan dilupakan semua jasanya.” (Tazkiratus Sami’ hal.90).

– Rasulullah SAW. bersabda: “Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati orang yang tua, tidak menyayangi yang muda dan tidak mengerti hak ulama kami.” (HR. Ahmad 5/323, Hakim 1/122. Disahkan oleh al-Albani dalam Sahih Targib 1/117).

Semoga Bermanfaat

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA