Manfaat Teknologi & Kesolehan Sosial Dimasa Pandemi

banner post atas

 

Oleh: HAFIZUL UMAM
Aktivis HIMMAH NW Komisariat Unram

Virus corona yang menimpa dunia saat ini telah mengakibatkan banyak persoalan baru pada berbagai sektor. Pola komunikasi dan interkasi masyarakatpun telah terjadi perubahan begitu pesat. Masyarakat saat ini membutuhkan bahkan sangat tergntung pada teknologi dan informasi. Seperti yang kita ketahui kemampuan teknologi dan komunikasi yang semakin hari semakin berkembang dengan pesat, peran teknologi dan interkasi dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat di pisahkan. Kemudahan dalam penggunaanya sangat membantu dan juga terkadang memberikan efek ketergantungan masyarakat, khusunya di masa pandemi seperti saat ini.

Iklan

Masyarakat di tuntut untuk aktif mencari informasi sebanyak banyaknya. Jika masyarakat selama ini hanya mengandalkan Televisi untuk memproleh informasi maka di masa sekarang ini masyarakat justru memproleh informasi yang lebih banyak dari sumber-sumber yang lain seperti youtube, instagram, facebook dll. Terlebih seringkali pemerintah daerah di sebagian besar wilayah Indonesia banyak memanfaatkan plartform media sosial untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang covid 19. Selain itu kebijakan-kebijakan di masing masing daerah di indonesia dalam menghadapi wabah corona ini sering kali berbeda-beda. Sehingga untuk memberikan informasi kepada masyarakat harus di lakukan di patform media ataupun situs resmi pemerintah masing-masing daerah.

Pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat berkaitan dengan virus corona atau covid 19, sehingga dengan itu membuat masyarakat tidak mudah termakan berita-berita bohong atau hoax yang banyak beredar akhir-akhir ini.
Selain masyarakat harus lebih dekat dengan teknologi untuk memproleh informasi. Teknolgi juga membantu masyarakat dalam segala bentuk kegiatan seperti berbelanja makanan ataupun yang lainnya seperti pakaian. Dengan kondisi seperti saat ini membuat masyarakat belajar membiasakan diri dengan berbelanja online untuk memenuhi kebutuhannya. Selain karna adanya himbauan physical distancing, juga dikarnakan pusat perbelanjaan yang di tutup oleh pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus covid 19.

BACA JUGA  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi drive thru

Kegiatan beribadah pun sekarang masyarakat di tuntut untuk memanfaatkan teknologi secara lebih. Ambil saja contohnya bersilaturrahmi, namun karna adanya pandemi corona mengharuskan kegiatan beribadah seperti bersilaturrahmi ini tidak bisa di lakukan secara langsung. Masyarakat dituntut mengambil alternatif lain dengan cara memanfaatkan teknolgi komunikasi yang sudah canggih, yakni melalaui smartphone. Kegiatan silaturrahmi bisa di lakuakan dengan teknologi. Banyak fitur-fitur yang ada di smartphone yang mendukung penggunanya bisa melakukan tatap muka tanpa harus ada kontak fisik seperti lazim di sebut video call, aplikasi seperti WhatApp, googlemeet, ataupun zoom. Sehingga pandemi corona yang mengahrauskan kita di rumah, memaksa masyarakat menemukan cara baru untuk bersilaturrahmi yakni secara online.

Pandemi corona juga menghambat berjalannya roda prekonomian masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Tidak heran jika belakangan ini banyak mengundang simpati dari masyarakat yang lainnya terhadap kondisi ekonomi yang terjadi. Berbagai upaya solidaritas antar warga belakangan muncul untuk membantu sesama yang mengalami kesulitan ekonomi di masa pandemi. Semua elemen masyarakat, mulai dari organisasi masyarakat ataupun kelompok-kelompok masyarakat lainnya bergerak untuk mengumpulkan donasi. Jika biasanya organisasi masyarakat ataupun kelompok-kelompok tertentu dalam mengumpulkan donasi dengan langsung terjun ke masyarakat ataupun di jalan-jalan untuk mengumpulkan dana.

Namun di masa pandemi covid 19 seeprti saat ini mengharuskan mereka untuk melakukannya dengan cara online. Dengan berbagai cara dilakukan untuk menarik simpatik, bahkan ada yang sampai mengadakan konser amal online untuk menarik simpati para donatur. Pada sebagian kalangan menengah atas mungkin hal ini merupakan hal yang biasa, seperti meberikan donasi dengan cara transfer ke rekening kelompok yang mengumpulkan donasi. Namun di sebagian kalangan yang masih belum begitu paham dengan teknolgi atau mereka yang ekonominya berkecukupan. Hal seperti ini merupakan suatu hal yang baru yang menuntut mereka lebih paham dan dekat dengan teknologi dan memanfaatkanya secara maksimal.

BACA JUGA  Pemkab.Lotim Gelontorkan 5 milyar Untuk Subsidi Bunga Bank Bagi Peternak.

Dari berbagai dinamika dan perkembangan yang terjadi menunjukkann bahwa pandemi corona atau covid 19 ini telah membuat pola intraksi baru terhadap masyarakat. Masyarakat sangat tergantung dengan teknologi dan pada sebagian massyarakat mungkin selama ini masih apatis terhadap perkembangan teknologi yang sudah memudahkan kita dalam semua lini kehidupan. Adanya pandemi corona membuat masyarakat lebih sadar akan teknologi sehingga mendorong mreka untuk lebih memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Begitupun bagi mereka yang sudah mengenal teknologi namun hanya sebatas sebagai media hiburan. Menjadi lebih sadar bahwa kehadiran teknologi dalam kehidupan bukan hanya sebatas hiburan semata. Namun teknologi bisa membantu kegiatan-kegiatan pendidikan seperti belajar mengajar, Interkasi perdagangan seperti jual beli barang secara online dan lain sebagainya.

Editor: Amaq Himmawan