Sinar5news.com – Mataram – Lampu Lalu Lintas merupakan bagian terpenting dalam mengatur ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi pengguna jalan raya. Terutama jalan-jalan besar di ibu kota provinsi seperti Kota Mataram.
Namun pemandangan yang berbeda nampak terlihat di perempatan jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Monjok Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Lampu lalu lintas yang ada di jalan tersebut sudah berbulan-bulan tidak aktif, sehingga lalu lintas tidak tertib dan membuat para pengendara resah dan khawatir akan dampak negatif yang akan timbul jika hal itu terus dibiarkan.
“Keselamatan masyarakat dalam berkendara masih saja dianggap sepele, padahal dekat perempatan ini ada Polsek Mataram”, ucap Maryadi salah satu warga Monjok Culik yang rumahnya tidak jauh dari lokasi lampu lalu lintas tersebut.
Kritikan juga datang dari Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) Kota Mataram. Mereka mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram agar segera menangani lampu lalu lintas yang berbulan-bulan mati tidak berfungsi tersebut.

“para pengendara dibiarkan resah karena lampu lalu lintas ini tidak berfungsi, katanya mau mengurangi peningkatan kecelakaan tapi fasilitas yang sudah ada malah di abaikan oleh pejabat yang berwenang atau mungkin anggarannya belum turun terutama untuk pemeliharaan lampu stopan sehingga lampu stopan hanya berdiri kokoh tanpa berfungsi”, ungkap Hasbi Ketua LPKPK Kota Mataram, Jum’at (10/06/2022).
Ia menyayangkan kinerja dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Mataram yang dianggap lamban dalam menangani persoalan lalu lintas tersebut.
“Masyarakat diwajibkan membayar pajak tapi feedback yang didapatkan sangat kurang nyaman dan meresahkan. Bagaimana mau mencitpakan dan mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, kalau lampu stopannya mati berbulan-bulan”, ujarnya dengan nada kesal.

Ia berharap Dinas Perhubungan Kota Mataram agar segera mengatensi persoalan lalu lintas tersebut, sehingga masyarakat selaku pengguna jalan bisa nyaman.
“lampu stopan ini sering sekali dilalui oleh orang-orang luar daerah, terutama para wisatawan yang singgah di rumah makan taliwang. Kami berharap lampu lalu lintas ini segera diaktifkan secara optimal sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan keselamatan bagi pengguna jalan, lebih-lebih di jalan Ade Irma Suryani rentan terjadi kecelakaan”, bebernya.
Media ini mencoba menghubungi Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Mataram namun tidak ada respon. Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan dari Dinas tersebut. (Man)





