Dalam program kunjungan Shilaturrahim dan Rapat Kerja Pengurus Inti organisasi NW DKI Jakarta ke Pondok Pesantren Attahiriyyah NW Sindang Jaya dan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Muara Gembong Bekasi Jawa Barat, cukup lengkap dan istimewa dan lengkap. Pasalnya, selain kunjungan di dampingi oleh Team Media SinarLima yang ikut meliput kegiatan, didampingi pula oleh sejumlah rombongan dari Pengurus Daerah NW Jakarta Timur, Pengurus Daerah NW Jakarta Selatan dan Pengurus Daerah Jakarta Pusat serta Pengurus LAZIZ NW DKI Jakarta.
Berangkat dari Ponpes NW Jakarta pukul 08.00 dan sampai di Ponpes NW Muara Gembong pukul 11.30. Pengurus Daerah NW Jakarta Selatan terpilih, Ust. Lalu Mahdi, MM yang baru pertama kali ikut, menyebut perjalanan mendampingi PW NW Jakarta ini, sungguh perjalanan yang cukup panjang, karena memakan waktu 3,5 jam melewati berbagai macam pemandangan, berupa kali, sawah, rumah dan pepohonan yang indah.

Meski demikian, menatap berbagai panorama alam pantai Bekasi Utara ini menambah rasa semangat dan kesegaran tersendiri bagi para rombongan yang mengikuti kegiatan ini, pungkas Sekretaris Umum PD NW Jakarta Timur, Ust. H. Abd Karim, SQ.
Sekitar pukul 10.30 rombongan menyempatkan untuk mampir sebentar di Ponpes NW Ath Thohiryaah, Sindang Jaya Cabang Bungin Bekasi. Disini ketua umum PW DKI Jakarta berdialog dengan pimpinannya yaitu Ust. M. Ulthufi. Dalam dialog tersebut disarankan untuk lebih giat dan tetap semangat berjuang menegakkan agama Islam yang rahmatal lil’alamin melalui NW. Hal penting lainnya yang disampaikan beliau adalah agar pesantren bisa membantu pemerintah dengan mengadakan program Pendidikan Paket A, B dan C bagi para santri/masyarakat yang putus sekolah demi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah ini. Demikian juga untuk menunjang tercapainya kegiatan ta’lim dan tahfiz Al Quran bagi santri yang belajar di pesantren ini. Pada saat inipun, ketua PW NW Jakarta H. Muslihan Habib juga menyerahkan sumba gan Al Quran yang berasal dari Kemenag RI.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren NW Muara Gembong dan sampai pada pukul 11.30.
Semua rombongan disambut dengan penuh hangat oleh pimpinan NW Muara Gembong, Ust. M. Nasir bersama keluarga dan masyarakat yang ada di lingkungan Ponpes. Lalu kemudian dipersilahkan duduk di aula pertemuan yang sudah disiapkan dengan rapi. Kesan pertama yang dirasakan dalam pesantren ini adalah suasana alami dengan udara yang sejuk dari tiupan angin laut dengan hamparan tambak-tambak ikan yang menembus lingkungan pesantren yang bersih. Dan memang yang unik dari pesantren ini, karena lokasinya berada tidak jauh dari pantai dan banyak tambak ikan/udang sebagai mata pencaharian masyarakat di daerah Muara Gembong ini.

Tidak lama kemudian, para rombongan dipersilahkan menikmati masakan khas ala Gembong yang sangat lezat, bergizi dan berprotein tinggi. Ada ikan kembung bakar, udang, kepiting/rajungan dan lalapan yang sangat segar untuk menambah stamina tubuh setelah melewati perjalanan panjang dari Jakarta ke Muara Gembong.
Setelah shalat zuhur dilanjutkan pada acara inti yaitu melakukan rapat dan dialog dengan pimpinan ponpes NW Muara Gembong. Dalam rapat ini, pimpinan Ponpes NW Muara Gembong Ust. M. Nasir merasa sangat bahagia dan berbunga-bunga luar biasa menerima kedatangan tamu agung dari Ketua Umum PW NW DKI Jakarta bersama rombongan dari PD NW yang ada di wilayah Jakarta.
Ust. M. Nasir menyampaikan bahwa kedepan akan memberdayakan pengolahan ikan bandeng yaitu cabut duri dan bandeng krispi dan ini menjadi trademarknya dan tidak menutup kemungkinan ada ikan-ikan lainnya. Syukur Alhamdulillah pihak KKP Kementerian Kelautan sudah munsupport dan paling telat sekitar tahun 2021/2022 akan dibangunkan home industri oleh kementrian kelautan Republik Indonesia dan bang Andro sendiri sebagai staf khusus dari Kementerian Kelautan sudah berkunjung dan mensurvei pesantren ini dan siap untuk mewujudkan terbangunnya home industri nanti.
Tujuan dibangunnya home industri ini untuk menunjang ekonomi pesantren dan yayasan. Di pesantren ini nanti akan dibangun madrasah dan pengembangan ekonomi umat. Jadi di pesantren ini para santri disamping sebagai tempat untuk sarana belajar, juga ikut serta mengelola ekonomi perikanan untuk membentuk kemandirian dibidang usaha demi masa depan mereka.
Lebih lanjut Ust. M. Nasir sangat optimis, apalagi PW NW Jakarta dan lainnya mau berkunjung ke pesantren NW Gembong ini, dan ini tentu membuat semakin besar peluang untuk maju. Karena secara dasar dan lahan sudah tersedia, tinggal bagaimana mengembangkan dan mengelolanya secara baik. Dalam hal ini Ust. M. Nasir sendiri tidak mungkin mengelola sendiri, tetapi dengan kunjungan PW NW Jakarta ini menambah semangat, karena ada masukan, arahan, bimbingan dan doa dan ini yang sangat penting untuk kebaikan pesatren nantinya. Harapannya semoga NW Muara Gembong ini dapat bersinergi dan bersaing dengan positif serta dapat mengembangkan diri seperti NW lainnya yang ada diseluruh Indonesia. (Amr)
Bekasi, 29 Dzulqa’dah 1441 H/20 Juli 2020 M



