Komplek Makam Maulana Syaikh Zainuddin Abdul Madjid Diresmikan Menjadi Destinasi Religi

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Komplek makam Pahlawan Nasional sekaligus pendiri NWDI, NBDI dan NW yakni TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid baru-baru ini telah diresmikan sebagai destinasi wisata religi. Peresmian tersebut dilakukan di aula Gedung Birrul Walidain YPH PPD NW Pancor pada Kamis (28/1/2021).

 

Beberapa tokoh serta pejabat pun turut serta hadir dalam acara peresmian itu diantaranya Bupati Lombok Timur H. M Sukiman Azmy, para jajaran Pengurus YPH PPD NW Pancor, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Civitas Akademika Universitas Hamzanwadi, Dewan Pendidikan Lombok Timur, serta Perwakilan OPD.

Iklan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lotim H. M Sukiman Azmy menjelaskan bagaimana dirinya sangat mengenang sosok dari TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid atau yang akrab dikenal dengan Tuan Guru Pancor.

“Karomah Maulana Syaikh-lah yang membawa saya seperti sekarang jni saat ini. Tempat ini adalah tempat yang berkah, mengandung sejarah perjuangan saya,” tandasnya.

Dalam hal ini tentu sangat penting bagi generasi muda sekarang untuk meningkatkan peranannya dalam menjaga, memelihara, melestarikan, di lingkungan masyarakat. Bahkan Sukiman sendiri sangat mengapresiasi segenap pengurus Universitas Hamzanwadi (Unham) dengan gagasan menjadikan makam ini sebagai destinasi wisata religi.

Dilain sisi Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain (PPD) NW Pancor, HM. Jamaluddin, menyampaikan berbagai hal yang menjadi titik fokus pengembangan wisata religi ini. Diantaranya berupaya memberikan rasa nyaman bagi pengunjung, ketertiban, dan ketersediaan booklet dan guide dalam beberapa bahasa sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar.

 

” Semua kita termasuk Pemkab Lotim untuk terus bisa dapat berkontribusi menjadikan makam Almagfurlah ini sebagai wisata religi menjadi tempat yang membanggakan bagi kita semua,” harapnya.

BACA JUGA  NW JAKARTA GELAR HAUL PENDIRI NW KE-23 DENGAN SEDERHANA

Untuk destinasi wisata religi ini nantinya tidak hanya bernilai religi semata akan tetapi juga menghadirkan unsur edukasi, dan tentunya diharapkan mendukung peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, HM. Mugni menegaskan bahwa Pemerintah setempat mendukung penuh dengan dijadikannya makam Maulana Syaikh ini sebagai destinasi wisata religi. Bahkan di tahun 2020 lalu Pemkab Lotim telah berikan bantuan untuk renovasi.

” Kita di OPD akan masuk sesuai dengan tupoksi,” tutup Mugni