Kisah Inspiratif : -12- Ahli Ibadah 70 Tahun Seorang lelaki Bani Israil

Kisah
Kisah
banner post atas

 

ما لم تعمل لم تجد الأجر
Jika engkau tidak bekerja, jangan pernah mengharapkan upah
Diceritakan seorang lelaki dari Bani Israil beribadah kepada Allah SWT selama 70 tahun, maka Allah ingin menguji kekuatan ibadahnya, Allah mengutus Malaikat untuk menyampaikan pesan Allah bahwa ibadah yang dilakukan selama 70 tahun tersebut tidak dapat membantunya untuk masuk ke dalam surga, ketika Malaikat menyampaikan pesan tersebut, lantas lelaki itu berkata; ”Kita diciptakan untuk beribadah, karena itulah kita wajib untuk menyembah Allah. Ketika Malaikat itu sampai ke hadirat Allah, ia pun berkata; ”Wahai Tuhanku Engkau lebih mengetahui apa yang hambaMu katakan, maka Allah berkata kepada Malaikat; kalau begitu dia berarti melakukan ibadah karena tugas yang Aku berikan, karena itu, ketahuilah wahai MalaikatKu, Kami tidak akan memalingkan wajahKu untuknya dan jadilah saksi wahai MalaikatKu;”Aku telah mengampunkan dosa-dosanya”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda;
حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا، وزنوا أعمالكم قبل أن توازنوا.
Artinya: ”Lihatlah (hisab dan hitung-hitunglah) dirimu sebelum engkau di hitung (pada hari “ al-Hisab ”) dan timbanglah amalmu sebelum engkau ditimbang di neraca Allah Yang Maha Adil”.
Sayyidina ‘Ali Karramallahu Wajhahu berkata;”siapa saja yang mengira bahwa dirinya akan sampai pada tujuan yang diinginkan tanpa bersungguh-sungguh, maka dia termasuk orang panjang angan-angan (mutamannin) dan siapa saja yang berpandangan hanya dengan sungguh-sungguh kita dapat mencapai tujuan, maka dia adalah benar.
Imam Al-Hasan Rahimahullah berkata; ”Mencari surga tanpa amal (perbuatan), maka ia akan mendapatkan dosa. Dan berkata lagi ;’Tanda-tanda hakikat ialah meninggalkan perbuatan “bangga” dengan amal bukan meninggalkan amal. Karena itulah Baginda Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;”Orang yang pintar ialah mereka yang menjaga dirinya dan bekerja untuk persiapan menghadapi kematian, sedangkan orang bodoh ialah mereka yang senantiasa mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan untuk mendapatkan kemuliaan tanpa amal”.

BACA JUGA  Pencegahan Corona; Pimpinan Pesantren NW JKT Menghimbau Pembacaan Hizib Serentak Se-Indonesia

 

Iklan