Berbagai macam bentuk Karomah para Wali Allah. Dan salah satunya adalah bisa mengobati berbagai macam penyakit. Dalam karomah seperti ini telah diceritakan juga oleh al-Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani dalam kitabnya; “Jami` Karaamat al-`auliya”.
“Ada seorang wali bernama al-Syaikh Sirri yang mengobati dan menyembuhkan seseorang yang sudah lama sakit dan tidak bisa melihat (buta). Demikian juga dengan karomah al-Syaikh Abdul Qadir al-Jailani yang mengobati dan menyembuhkan seorang anak yang sakit lumpuh, buta dan kusta. Beliau berkata;
“Berdirilah dengan izin Allah”.
Anak tersebut segera bangun dan berdiri sehat dengan izin Allah dan tanpa cacat sedikitpun.
Dan salah satu karomah dari seorang ulama dan Wali Allah dari Mertapura, Kalimantan Selatan, yakni ‘Al `Aalim al ‘Allaamah al-‘Arif Billah, al-Syaikh H. M. Zaini Abd. Ghani adalah dapat mengobati berbagai macam penyakit. Dengan perantara air yang beliau berikan pada seseorang yang sakit, kesemuanya dapat tertolong dan sembuh tanpa di operasi. Sehingga, banyak orang-orang yang menderita sakit seperti sakit ginjal, usus yang membusuk, anak yang tertelan peniti, orang yang sedang hamil dan bayinya jungkir serta meninggal dalam kandungan ibunya, sernuanya ini menurut keterangan dokter harus di operasi. Namun keluarga mereka pergi minta do’a dan pertolongan.
Terkait karomah Guru Besar kita Sulthaanul Aulia Al-`Aalim Al-`Allamah Al-`Aarifu Billaah, Maulana Syaikh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang berhubungan dengan mengobati penyakit seseorang dan berhasil menyembuhkannya, banyak sekali kita temukan. Dan berbagai cerita tentang karomah mengobati ini, bersumber dari para murid dekat Maulana Syaikh yang sangat dipercaya.
Dalam hal ini, setidaknya ada tiga cerita menarik yang penulis dapat mengemukakan. Untuk tiga cerita menarik ini, penulis sarikan dari buku Orang Maroko Sembuh di Lombok. Untuk cerita pertama bersumber dari TGH. Mahmud Yasin, menceritakan karomah Maulana Syaikh yang melakukan operasi pada seorang pasien bernama Minrim, SH, dari Mertak Paok Lombok Tengah. Sedangkan untuk cerita kedua, bersumber dari penuturan TGH. Hayatuddin, BA, salah seorang murid Maulana Syaikh yang berdomisili di Kembang Kerang, Lombok Tengah yang menceritakan karomah Maulana Syaikh mengobati penyakit seseorang yang berasal dari Maroko. Dan cerita ketiga, cerita yang bersumber dari TGH. M.Hilmi Najmuddin salah seorang murid Maulana Syaikh, alumni Madrasah Shaulatiyyah Makkah Al-Mukarramah dan salah seorang Masyayikh Ma’had Darul Qur’an wal Hadits NW Anjani. Dan menurutnya, cerita ini diperoleh langsung dari Maulana Syaikh.




