Sinar5news.Com – Lombok Timur – Ketua Dewan Pakar NWDI (Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah) Dr.H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc dalam sambutannya pada acara Pengajian Silaturahmi Pendidikan YPH PPDNWDI Pancor, mengatakan sebagai Ketua Dewan Pakar, mengajak seluruh elemen organisasi NWDI untuk berpikir tentang bagaimana perjalanan NWDI seratus atau lima puluh tahun kedepan.

Menurut Zulkieflimansyah, sebagai ketua dewan pakar yang diamanahkan oleh PBNWDI TGB(Tuan Guru Bajang) Dr.TGH.M.Zainul Majdi,MA mengaku pihaknya harus berpikir lain dari pada yang lain, untuk kemajuan NWDI kedepan. Sabtu (07/05/2022)
Untuk itu menurut Ketua Dewan Pakar NWDI yang juga Gubernur NTB itu, merencanakan program pengembangan NWDI seratus atau lima puluh tahun kedepan.

“Kami merencanakan dan menginisiasi dan akan memberikan gambaran NWDI seratus atau lima puluh tahun yang akan datang. Kenapa ini penting, karena manusia itu biasanya hanya mampu mengingat masa lalu. Padahal kita punya memori untuk mampu mengingat atau mempersiapkan masa depan,” ungkap Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB itu.
Menurut Bang Zul sebenarnya kita jarang menang atau jarang unggul, karena kita tidak punya keberanian untuk mengunjungi terlebih dahulu rencana kehidupan dimasa depan seperti bangsa-bangsa lain.

Ia mencontohkan Negara Cina yang sudah dapat mengungguli Amerika dan Eropa, karena di Negara Cina, sudah tidak ada tulisan atau slogan yang terpampang di jalan-jalan atau dikantor – kantor, tetapi yang ada adalah gambar-gambar yang menceritakan kehidupan 100 atau 50 tahun yang akan datang di Negara Cina.
“Untuk itu kita akan mulai dari NTB ini, bagaimana gambaran NWDI ini lima puluh tahun atau seratus tahun kedepan secara detail dan mudah-mudahan pada tahun-tahun berikutnya, pada saat Hultah atau pada acara seperti ini, akan ada gambar-gambar yang akan menghidangkan kepada kita bagaimana pormat atau keadaan NWDI lima puluh atau seratus tahun kedepan,” paparnya yang mendapat uplous dari jamaah pengajian.
Ketua Dewan Pakar juga mengingatkan persoalan hasil dari perencanaan 100 atau 50 tahun kedepan apa bisa tepat atau tidak sesuai dengan rencana saat ini, itu jangan menjadi persoalan.
“Tidak penting bahwa pada seratus atau lima puluh tahun kedepan itu, benar atau tidak atau bakal sama persis dengan rencana, tetapi setidaknya kita punya gambaran NWDI di seratus tahun yang akan datang kita dapat mengambil keputusan yang tepat saat ini,” ujarnya.
Yang kedua gagasan dari Dewan Pakar, untuk memikirkan perbaikan ekonomi ummat atau jama’ah NWDI serta pondok-pondok, karena NWDI tidak akan maju kalau pondok-pondok itu hanya mengandalkan proposal.
“Pondok-pondok kita tidak akan maju dengan mengandalkan proposal dan akrab dengan Pilkada saja. Tetapi TGB berpesan kepada kami untuk memikirkan dengan baik, berpikir yang tepat, agar pondok-pondok NWDI tangannya diatas,” harapnya.
Untuk itu Dewan Pakar akan segera berkoordinasi dengan Dewan Pemberdayaan Ekonomi Ummat pada jajaran pengurus NWDI untuk segera mengeksekusi program ekonomi yang akan memberdayakan pondok-pondok NWDI dan jama’ah nya.(bul)




