Hari ini kami para siswa siswi dari SMA Nahdlatul Wathan Jakarta di undang untuk mengikuti Festival Seni Budaya Islami, sebelum berangkat kami berbaris di lingkungan sekolah untuk absen kehadiran siswa siswi, tidak lupa sebelum berangkat kami berdoa agar selamat sampai tujuan.
Kami berangkat ke Jakarta Islami Center di fasilitasi sebuah transportasi bus sekolah, sekolah kami di minta 30 siswa siswi untuk mewakili ke acara festival.

Sebelum dimulai nya acara kami di sediakan snack kecil dan air mineral, sekitar 6 sekolah yang hadir dalam acara ini.
Pada pukul 08:30 acara pun dimulai. Disini kita di saksikan video lomba komen dari beberapa peserta, acara pertama yang di tampilkan adalah pagelaran tari, yang di tampilkan oleh siswi Istiqlal Jakarta.

Acara selanjut nya adalah mengenalkan biografi seorang kaligrafi terkenal yaitu M.Arif Syukur, beliau adalah seorang kaligrafi Indonesia dan dunia, beliau juga mendapatkan apresiasi dari bapak Anies Baswedan dan Ustad Adi Hidayat
Dalam acara ini dia mengajak para peserta berdiri dan merenung, dalam renungan ini beliau mengatakan “Bahwa berapa penting nya menghargai waktu, dan menghargai diri sendiri bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, dan tidak ada kerja keras yang sia-sia jika kita mau berusaha.”ungkap M. Arif Syukur
Dalam video yang di tayangkan menunjukan “Bahwa kita adalah THE WINNERS sejak awal kita lahir merupakan pemenang karena kita sudah bisa mengalahkan ribuat saudara kita yang ingin masuk ke rahim ibu kita.” Dalam video tersebut juga menunjukan “Anda adalah spesial, dan hanya satu-satunya yang ada di muka bumi. Tidak ada satupun makhluk yang kehidupannya sama persis dengan anda.”
“Yang muda-muda mulai hari ini kita harus menyadari, bahwa kita memiliki kelebihan. Yang membedakan seseorang dengan yang lainnya adalah berlatih, luka dan cedera saat latihan itu sudah biasa, kita jangan pernah berfikir kita tidak memiliki kemampuan pada diri kita.”ucap M. Arif Syukur
Dari video yang di tayangkan saya mendapat kan sebuah pelajaran “Bahwa kegagalan itu wajar, kamu hanya perlu fokus untuk mengejar suatu impian yang kamu tetapkan di awal. Jangan pernah pedulikan orang lain meremehkan kita, mencela kita, menjatuhkan kita. Justru ketika mereka menjatuhkan kita, seharusnya kita semakin bangkit untuk menunjuk kan kalau kita bisa.”
Pada pukul 10:15 yaitu penampilan gambus Safaraz, ada 4 buah lagu yang di persembahkan.
Pada pukul 11:00 penampilan komika Musdalifah. Dalam acara ini Musdalifah sharing pengalaman sekaligus memberikan motivasi di kalangan remaja-remaja yang berada di ruangan Jakarta Islami Center.
Dalam acara ini Musdalifah memberikan pengalaman bagaimana menjadi seorang Stand up yang baik.
“Seorang Stand up comedy yang baik, kita jangan pernah tinggalkan sholat, rajin menabung, mematuhi perintah orang tua,materi yang di bawakan oleh keresahan diri kita sendiri dan jangan pernah mencontek materi orang lain.” Ia juga mengatakan “Dalam dunia komedi jangan sampai kita melakukan lawakan yang menggunakan unsur sara yang menyinggung perasaan orang lain.”
(Karya: Rihani Evita Rosmalia)


