Keluar Daerah Lewat Bandara, Tunjukkan Hasil Swab Negatif Dengan Biaya Rp.1,7 hingga Rp.2,25 juta.

banner post atas

Sinar5news,com – Selong – Pemberlakuan New Normal di tanah air, akan menambah beban bagi masyarakat yang akan berpergian ke luar daerah. Karena setiap aorang yang akan keluar melalui Bandara udara atau Pelabuhan laut, harus dilengkapi dengan surat keterangan sehat dari Covid-19.

Setiap orang yang akan bepergian harus menunjukkan hasil Screening atau Swab atau hasil Rapi Tes yang menyatakan orang tersebut tidak reaktif atau tidak terkonfirmasi Positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, dr. Hasbi Santoso kepada wartawan mengatakan pada awalnya peraturan yang pertama adalah menunjukkan hasil rapid tes, tetapi dirubah oleh provinsi menjadi menunjukkan hasil Swab negative bagi mereka yang mau masuk atau keluar daerah melalui Bandara Udara.

Iklan

Sedangkan Rumah Sakit yang berhak untuk mengeluarkan hasil swab itu adalah empat Rumah Sakit yang telah ditunjuk diantaranya RSUP Mataram, RSU Unram, RSU Manambay Sumbawa dan Universitas Sumbawa dan biayanya Rp.1,75 juta sampai dengan Rp.2,25 juta.

“Jadi untuk mendapatkan hasil swab negative itu hanya bisa didapatkan di RSUP Mataram, Rumah Sakit Unram, RSU Panambay Sumbawa dan Universitas Sumbawa. Dengan biaya sekitar Rp.1,75 juta sampai dengan Rp.2,25 juta,” Terang dr. Hasbi.

Ia juga menambahkan bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar daerah, paling tidak lima hari sebelum keberangkatannya ke luar daerah tersebut harus mengurus terlebih dahulu surat keterangan sehat dari Covid-19 atau harus menunjukkan surat keterangan Hasil swab yang negative.

“Paling aman lima hari sebelum berangkat ke luar daerah masyarakat harus mengurus surat keterangan hasil swab negative, karena dari pengalaman RSU Provonsi baru bisa mengeluarkan hasil swab dua atau tiga hari karena bebannya banyak. Dan sesuai dengan instruksi Pak Gubernur setiap orang yang akan keluar atau masuk ke NTB harus menunjukkan hasil swab negative,” Terangnya.

BACA JUGA  Akibat Kesigapan TRC-BPBD Lotim, Tanah Longsor Dapat Diatasi,Transportasi Normal Kembali.

Sedangkan untuk masyarakat yang akan menyeberang ke Sumbawa atau yang datang ke Lombok, hanya akan dilakukan Rapi Tes tidak dilakukan Swab. Karena kita tidak memiliki alat untuk swab.

“Secara logika kita tidak bisa lakukan swab, karena kalau dilakukan swab dikayangan nanti hasilnya kita kirim ke RSUP Mataram lalu kita nunggu hasilnya dua atau tiga hari, ini kan lama. Itulah sebabnya sehingga di pelabuhan kayangan itu hanya dilakukan Rapid Tes aja,” Ungkap Hasbi.

Hasbi yang ditanya tentang biaya untuk Rapid Tes itu mengatakan, sesuai dengan standar aturan yang dikeluarkan oleh provinsi per satu kali Rapid Tes Rp.400 ribu, sedangkan dilombok timur yang bisa lakukan rapid tes adalah Rumah Sakit Risa, Namira,Ulam,dan beberapa Puskesmas yang ditunjuk.

 

(Bul)