Kelompok Nelayan Teluk Areng,Optimis Sukses Kelola Lobster Bantuan KKP RI.

Foto : Lalu Muhammad Darwan Ketua Kelompok Nelayan Teluk Areng.
banner post atas

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kelompok Nelayan Teluk Areng Dusun Ujung, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai penerima bantuan Keramba Jaring Apung (KJA) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTB, telah mengelola bantuan itu dengan baik.

Menurut Ketua Kelompok Nelayan Teluk Areng Lalu Muhammad Darwan kepada Wartawan mengatakan dan mengucapkan terimakasih kepada KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) RI, juga kepada Dinas Perikanan dan Kelautan NTB, yang telah memberikan kepercayaan kepada kelompoknya untuk mengembangkan program bantuan KJA udang Lobster yang saat ini sudah masuk bulan ke tiga.

Iklan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov NTB terutama Dinas Perikanan yang mempercayakan kepada kelompok kami untuk melakukan budidaya udang lobster melalui KJA, dan Alhamdulillah sampai saat ini budidaya kami berjalan baik dan saya perkirakan berat udang yang kami pelihara sudah mencapai 1 ons, kami optimis mampu kelola bantuan dari KKP RI, ” ungkap Lalu M.Darwan atau biasa disapa Mamiq Rian. Ahad (21/02/2021).

Ia menambahkan kelompok Neayan Teluk Areng terbentuk pada tahun 2017 dan memiliki anggota 16 orang, dan pada akhir 2020 lalu, kelompoknya mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk menerima bantuan 4 unit KJA atau setara dengan 16 lubang KJA.

“Masing-masing Anggota mendapat 1 Lubang KJA, untuk itu kami berharap kedepan agar pemerintah terkait dapat memberikan tambahan bantuan KJA untuk kelompok kami, dan saat ini lobster yang kami pelihara sudah mencapai berat sekitar 1 ons, satu yang kami harap dari Dinas Perikanan Provinsi atau Kabupaten, agar dapat kiranya kami dibantu rumah jaga diatas KJA tersebut, karena kalau sudah berat 1 ons rawan dengan hal-hal yang tidak kita inginkan,” harapnya.

BACA JUGA  Sabar dan Syukur

Lalu Rian juga mengatakan keberadaan kelompoknya sudah memiliki Akte Notaris dan saat ini akan melengkapi kelengkapan kelompoknya dengan izin UD (Usaha Dagang) yang legal, karena dirinya berharap kedepan Kelompok Nelayan Teluk Areng, bisa menjadi distributor atau eksportir Udang Lobster.

“Kelompok Kami bekerja sesuai dengan regulasi yang diberikan oleh Kementerian,kelompok kami dilengkapi dengan Akte Notaris dan kelengkapan administrasi lainnya, sehingga kami bekerja sesuai dengan aturan, karena target kami bagaimana masyarakat nelayan dikampung kami menjadi lebih sejahtera,” harapnya.

Itulah sebabnya kami tetap berharap kepada pemerintah, agar jumlah KJA dikelompok kami dapat ditambah, karena kalau masih mengelola 1 KJA untuk satu orang, hasilnya tidak maksimal kalau dari skill anggota sudah tidak diragukan lagi dalam berbudidaya Lobster.

“Pemerintah tidak perlu ragu dengan Kelompok Nelayan Teluk Areng, kami bekerja propesional dan bantuan dari pemerintah pasti akan sampai kepada anggota yang berhak untuk menerimanya sesuai dengan haknya, kami tidak ada niat melakukan pungli-pungli terhadap anggota atau kepada siapapun, karena target kami, kami ingin masyarakat kami maju dalam bidang perekonomiannya dan hidup sejahtera,” tutupnya.(Bul)