Kadis PMPTSP Lotim,Dorong Perusahaan Masukkan Semua Pekerjanya Ke BPJS Ketenagakerjaan.

Foto : Kadis PMPTSP Lotim(Nomor Dua dari Kiri) Mukin,S.KM,MM dan Forkopimda Lotim.
banner post atas

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) Muksin, S.KM,MM, melakukan pertemuan sinergitas dengan Forkopimda dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah(OPD) diantaranya, Disnakertrans, Kajari Selong, Dinas Koperasi, RSU selong dan pihak BPJS Kesehatan Cabang Selong,dan diikuti oleh bebrapa orang Pengusaha atau Investor. Kamis (04/09/2020).

Foto : Kadis PMP TSP Lotim, Bersama Kadis PMPTSP Provinsi NTB.

Dalam pertemuan tersebut membahas beberapa pokok permasalahan penting yang berkaitan dengan perizinan para investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lombok Timur, diantaranya bagi investor yang mempekerjakan karyawan minimal 10 orang dengan maksud untuk mengharmonisasi sinergitas dan menjadi peserta BPJS(Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan.

“Untuk menjalin sinergitas yang baik, kita melakukan pertemuan dengan Forkopimda dan investor yang memiliki karyawan minimal 10 orang, dengan maksud untuk mengharmonisasi sinergitas tentang implementasi proses perizinan secara OSS( Online Single Submission) terkait kepesertaan BPJS KIS terhadap karyawan yang ada diperusahaan mereka,” Ungkap Muksin.

Iklan

Melalui program OSS tersebut akan mempermudah masyarakat untuk memperoleh Izin Usaha, karena masyarakat dengan melalui jaringan internet bisa mendaftarkan diri untuk memperoleh Izin Usaha dengan cara yang sangat mudah.

“Dalam mengeluarkan izin Usaha kita memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan cara mendaftar lewat Online yang disebut dengan OSS. Tetapi bagi masyarakat yang belum bisa menggunakan jaringan Internet, kita juga menerima pendaftaran secara langsung. Intinya kita di Dinas Perizinan, akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus Izin Usahanya,” terangnya.

Sedangkan terkait dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Kartu Indonesia Sehat(KIS) Kadis DPMPTSP mendorong pengusaha atau Investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lombok Timur, untuk segera mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan atau KIS.

BACA JUGA  Satres Narkoba Polda NTB, Tangkap Pelaku Bawa Sabu 2,6 Kg Dari Batam, Warga Aikmel Lotim.

“Kita mendorong semua pengusaha yang ada di daerah ini, untuk mendaftarkan karyawan atau pekerjanya menjadi peserta BPJS Tenagakerja. Karena ini adalah merupakan amanah Undang-Undang,bahwa setiap perusahaan wajib mengikut sertakan pekerjanya dalam BPJS-KIS. Jika ada perusahaan yang tidak patuh, akan ada kosekwensi misalnya tidak akan mendapatkan pelayanan public dalam perizinan, termasuk pembekuan izin sampai dengan pencabutan izin,” Tegas Muksin.