Kabid Cipta Karya Lotim : Pekerjaan Tahun 2019 Berjalan Lancar. Tahun 2020 Akan Kelola Anggaran Rp.90,4 Milyar.

Foto : Makrifatullah,ST,MM ( Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Lotim NTB )
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Kepala Bidang Ciptka Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Lombok Timur, Makrifatullah,ST,MM menyampaikan bahwa dalam tahun 2019 Bidang Cipta karya bekerja dengan anggaran Rp.57 milyar yang terbesar adalah dana Pokok Pikiran(Pokir) Dewan sebagai dana aspirasi untuk masyarakat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan jumpa Pers diselong. Kamis(20/02/2020).

“Dari dana DAK kita menganggarkan Rp.5,1 milyar, Pamsimas Rp.2,9 milyar ada juga DAU seperti pembangunan Spam Sumur Tutuk dengan dana Rp.3,987 milyar ini adalah nilai kontrak yang kami sepakati dengan PT.Annisa yang dinyatakan sebagai pemenang oleh ULP ” Ungkapnya.

Makrip mngucapkan Alhamdulillah karena seluruh anggaran yang jumlahnya Rp.57 milyar dari dana DPA Induk maupun Dana Perubahan dapat diselesaikan dengan baik, meskipun ada sedikit kendala yang dihadapi namun dapat diatasi sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

Iklan

“Khusus untuk Sumur Tutuk alhamdlillah pada hari ini akan kita lakukan Uji Fungsi sampai dengan hari minggu, kami akan menaikkan air dari kolam yang sudah dibuat oleh BPBD ke Reserpoar (menara air-red) dengan tinggi 34meter,Air tersebut akan didistribusikan kewilayah sekaroh, dan pada tahun 2019 kemaren hanya 95 sambungan rumah yang mampu kita alokasikan,”Jelas Makrip Kabid Cipta Karya PUPR Lotim.

Pada tahun 2020 ini Bidang Cipta Karya akan mengelola kegiatan dengan dana sebesarRp. 90,4 milyar. Dana yang terbesar adalah Dana Pokok Pikiran(Pokir) Anggota Dewan yakni sebesar Rp.46,4 milyar.

“Berkat bantuan media dari Rp.5,1 milyar DAK lotim naik menjadi Rp.25,2 milyar itu akan kita alokasikan untuk sarana air bersih, Alhamdulillah 70 persen anggaran itu kita alokasikan kebagian selatan karena masyarakat kita diselatan sangat-sangat membutuhkan air,” Ungkapnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Kualitas Guru PAI, FKGPAI TK Mataram Gelar Sosialisasi Vitur Smarttendik

Ia juga menambahkan dana Rp.25,2 milyar tersebut akan digunakan untuk pembangunan 27 paket sumur Bor yang tersebar dibeberapa Desa diwilayah selatan. 8 paket menggunakan sumber air baku, sisanya untuk Tetebatu penambahan debit air untuk Kotaraja, Gunung Siu dan disitribusikan ke Reserpoar mendana dan akan dibawa kebagian selatan untuk jangka panjangnya. Sedangkan jangka pendeknya melalui sumur Bor.

Sebagaimana diketahui beberapa waktu lalu ada media yang mengexpos masyarakat Lombok timur yang mengambil air ketempat yang sangat jauh kesebuah sungai yang sangat curam dan dalam. Dan dikabarkan itulah yang menjadi reperensi pemerintah pusat sehingga DAK Cipta Karya naik sangat signipikan yakni dari Rp.5,1 milyar menjadi Rp.25,2 milyar.(Bul)