Ini Jawaban Kepala DPM-PTSP Lotim, Soal Izin Tambak Udang Suryawangi.

Ini Jawaban Kepala DPM-PTSP Lotim, Soal Izin Tambak Udang Suryawangi.

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM- PTSP)Lombok Timur Muksin S.K.M. MM., Mengklarifikasi pemberitaan yang menyangkut Izin operasi PT. Samudra Lautan Emas Abadi yang akan berinvestasi pada usaha Tambak Udang yang Lokasinya di Desa Suryawangi,Kecamatan Labuhan Haji,Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Muksin persoalan Investasi Tambak Udang di Suryawangi itu pada dasarnya belum keluar izin operasinya, karena saat ini masih dalam tahap melengkapi syarat perizinan. Seperti  yang diributkan soal adanya Surat Rekomendasi Bupati Lombok Timur No.503/100/PM/2020 tertanggal 9 Maret 2020.

“Surat Rekomendasi Bapak Bupati itu, adalah salah satu syarat untuk mendapatkan izin operasi dari Investor, bukan berarti dengan adanya surat rekomendasi itu lalu Investor langsung bisa bekerja, jadi sekali lagi saya sampaikan izin operasional dari Tambak Udang yang ada di Suryawangi itu, belum keluar,” tegas  Muksin.

 Kemudian terkait dengan adanya isu bahwa PT.Samudra Lautan Emas Abadi sudah mulai beraktivitas,menurut Kepala DPM-PTSP itu sama sekali tidak benar, karena sampai dengan saat ini belum ada pekerjaan yang dilakukanya.

“Jadi mohon jangan ada stetmen yang mengatakan bahwa aktifitas tambak udang sudah mulai,karena sampai dengan saat ini menurut kami belum ada pekerjaan yang mereka lakukan, kalau persiapan pendiriannya memang sudah mulai,” terangnya.

Muksin juga menambahkan masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Invesor tersebut, seperti izin lingkungan yang akan dikeluarkan DLHK Provinsi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan yang menyangkut keamanan lingkungan.

“Ada yang mempersoalkan masalah limbah dari budidaya udang tersebut, nah itu adalah kewenangan dari DLHK Provinsi karena dia nanti yang menentukan soal dampak lingkungan, dan setahu saya belum ada limbah dari udang ini yang berbahay bagi masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA  Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalillah,M.Pd: Dukung Pembangunan Kawasan Ekonomi Hijau di Selat Alas.
BACA JUGA  Ucapan Selamat Kepada Ketua Terpilih Ketua Umum DPP HIMMAH NW

Terkait dengan tanggapan masyarakat disekitar Tambak Udang tersebut, Muksin menjelaskan kalau yang menyangkut dengan masyarakat sekitar Tambak, masyarakat sekitar sangat mengharapkan agar Tambak Udang itu segera untuk beroperasi, karena mereka mengharapkan pekerjaan dari tempat tersebut.

Muksin juga menambahkan pihak Perusahaan sudah berkomitmen untuk melakukan pentalutan disepanjang pantai yang merupakan areal tambak udang, sehingga kedepan diharapkan akan ada tempat berjualan bagi masyarakat Suryawangi.

“Kita kan sudah mengetahui bahwa pantai Suryawangi ini rentan dengan abrari (pinggir pantai terkikis ombak-red),pihak perusahaan sudah berkomitmen untuk mentalut pinggir pantai itu,sehingga tidak terjadi lagi Abrasi. Dengan harapan kalau pantai sudah aman dari ombak, maka pinggir pantai itu bisa dibuat sebagai tempat berjualan atau membuat lapak-lapak,” imbuhnya.

Kehadiran Investor di Lombok Timur menjadi atensi dari semua pihak, termasuk Pemerintah Daerah juga harus menjalankan Surat edaran Menteri Dalam Negeri No.523/4534/SJ tertanggal 10 Agustus2020, tentang Dukungan Pengembangan Tambak Udang dan Peningkatan Kenyamanan Berusaha Budidaya Udang. Salah satu isi dari Surat Menteri Dalam Negeri itu adalah untuk meningkatkan hasil prodksi udang dalam negeri kita.

“Pencapaian target nasional untuk produksi perikanan budidaya  dan pertumbuhan ekspor udang sebagaimana tercantum dalam RPJMN tahun 2020-2024 perlu didukung dengan sinergitas perencanaan pembangunan dan penyederhanaan perizinan untuk kemudahan berusaha, baik ditingkat Pusat mapun Daerah serta dalam rangka peningkatan lapangan kerja,” demikian salah satu bagian dari isi Surat Menteri Dalam Negeri tersebut.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA