ILMU TAJWID MEMAHAMI AL SYAMSIYAH DAN AL QOMARIYAH HUKUM BACAAN MIM SUKUN

0
13583
banner post atas

Oleh : M.SYAUQI KHAIRUL MUJIB
Mahasiswa PAI Semester IV IAI Al Aqidah Al hasyimiyah Jakarta

Diantara ilmu-ilmu yang berkisar tentang al-qur’an tersebut adalah ilmu tajwid.Membaca al qur’an merupakan salah satu ibadah kepada allah swt.Karena itu membaca al qur’an tidak bisaseenaknya ,tetapi harus mengikuti aturan yang berlaku.Para ulama telah menuntut dan mengajarkan tata cara melafalkan dan membaca huruf demi huruf dalam membaca Al qur’an.

Dan kewajiban kita terhadap al qur’an salah satu yang terpenting adalah membacanya.Namun untuk membaca al qur’an perlulah kita membaguskanya dengan mentahsinya yaitu memperbaiki dan membaguskan maknanya dengan mengeluarkan makhrijul huruf sesuai dengan hak dan mustahaqnya masing-masing.Karena membaca Alqur’an dengan tahsin dan tartil adalah suatu kewajiban bagi kita.Maka dari itu kami sebagai penyusun akan membahas ilmu tajwid khususnya tentang hokum bacaan alif lam dan mim mati.

Iklan

Pengertian alif lam

Yang dimaksud dengan Lam ta’rif yaitu aliflamyang selalu dihubungkan dengan kata benda didalam bahasa arab.Alif lam selalu berada di awal kata benda atau isim.contohnya الارض،الكتاب،الجمس
Alif lam apabila bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah,maka hukum bacaannya ada 2 macam;
1.Al Syamsiyah
2.Al Qomariyah

Jenis-jenis lam ta’rif

1.Alif lam Syamsiyah
Yaitu Alif lam yang Alif lamanya menjadi tidak terbaca meskipun tulisannya masih ada , kemudian langsung ditasydidkan atau dimasukan ke dalam huruf-huruf Syamsiyah 14 yaitu;
ط،ظ،ث،ت،ز،ر،ض،ص،س،ش،ل،ن،د،ذ
Dan hukumnya dibaca idgham (dimasukan /ditasydidkan).sebab makhraj huruf lam dengan makhraj yang empat belas tadi berdekatan.Syamsiyah berarti matahari,Alif lam diumpamakan dengan bintang dan huruf Syamsiyah yang 14 tadi diumpamakan sebagai matahari, jadi bintang apabila bertemu dengan sinar matahari menjadi tidak kelihatan
Contohnya;
التوبة،الشكور،الصمد،السلم،الرزق

Oleh karena itu ,maka lam ta’rif apabila bertemu dengan huruf Syamsiyah menjadi tidak terbaca meskipun tulisannya ada.Kemudian langsung dimasukan kedalam huruf Syamsiyah,oleh sebab itu juga bisa disebut idgham Syamsiyah karena cara membacanya dimasukkan langsung ke huruf dan huruf lam di anggap tidak ada

2.Alif lam Qomariyah
Yakni Alif lam yang harus dibaca jelas,atau Alif lam yang bertemu dengan huruf-huruf Qomariyah 14 yaitu;
,ء،ب،غ،ع،ح،ج،خ،ك،و،ف،ق،ي،م،ه
Dan hukumnya harus jelas dibaca Izhar (jelas) sebab makhraj huruf lam dengan makhraj huruf yang 14 tadi berjauhan.Dinamakan Qomariyah artinya sebangsa rembulan karena lam ta’rif itu diumpamakan bintang dan huruf Qomariyah 14 tadi diumpamakan bulan . Bintang akan tetap terang dan tampak keliatan meskipun ia bertemu dengan sinar rembulan.Oleh Karena itu lam ta’rif apabila bertemu dengan huruf Qomariyah harus dibaca dengan jelas contohnya;
الحمد،الفقير،الهادى

Pengertian Mim mati
Mim mati apabila bertemu dengan Hijaiyah cara bacanya sama dengan hukum nun mati atau tanwin ada yang dibaca dengung,jelas dan ada pula yang samar.Hanya saja yang membedakan keduanya adalah terletak pada bibir.Kalau nun mati atau tanwin tidak melalui bibir , sementara mim mati melalui dua bibir
Macam-macam hukum mim mati

1.idgham mistsli (idgham mimi)
Idgham artinya melebur ,Jadi yang dinamakan idgham mistsli yaitu apabila ada mim sukun bertemu huruf mim (م)
Contohnya;
كنتم مؤمنين

2.ikhfa’ Syafawi ,yaitu apabila ada mik mati bertemu dengan huruf ba (ب) .Harus dibaca ikhfa’,yakni menyamarkan mim mati karena dengungnya ,Dinamakan Syafawi karena makhraj Kim dari syafah /bibir,ketika bertemu dengan huruf (ب)
Contoh;
إن ربهم بهم
ترميهم بحجارةمن يجيب

3.izhar Syafawi ,yaitu apabila ada mim mati bertemu dengan huruf-huruf Hijaiyah selain huruf mim (م) dan (ب).Cara pengucapanya tidak boleh dengung dan huruf mim sukun harus dibaca dengan jelas dan baik
Contoh;
الم يجعل
لعلكم تفلحون

Jadi agar kita membaca Al qur’an dengan baik dan fasih sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam maka kita harus mempelajari ilmu tajwid agar terjaga dari kesalahan dan pengertian setiap lafadz didalam Al Qur’an.