Jakarta — Institut Agama Islam (IAI) Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta menyelenggarakan Milad ke-48 dan Wisuda Sarjana XXXV pada Sabtu (5/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ballroom Anggrek, Orchadz Hotel Jayakarta, Jakarta Pusat, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan milad dan wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang perguruan tinggi yang telah memasuki usia ke-48, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melepas para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan sarjananya dari berbagai program studi.

Adapun program studi yang turut meluluskan mahasiswa pada Wisuda Sarjana XXXV ini meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Ahwal Asy-Syakhsiyah (AS).
Eksistensi Perguruan Tinggi di Tengah Persaingan Global
Rektor IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta, Dr. TGH. Muslihan Habib, MA, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Milad ke-48 dan Wisuda Sarjana XXXV dengan sukses dan penuh khidmat.
“Alhamdulillah, Milad ke-48 dan Wisuda ke-35 IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta dapat terlaksana dengan sukses dan penuh khidmat,” ungkapnya.
Menurutnya, pelaksanaan milad dan wisuda bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menunjukkan eksistensi Perguruan Tinggi Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah di tengah persaingan global dan regional.
Ia menegaskan bahwa perjalanan perguruan tinggi harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, momentum milad menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompetitif.
Wisuda Bukan Akhir, tetapi Awal Pengabdian
Dalam pesannya kepada para wisudawan dan wisudawati, Rektor menekankan bahwa wisuda bukanlah garis akhir dari perjalanan kehidupan seorang sarjana.
“Wisuda sebagai kelulusan mahasiswa bukanlah garis akhir dari perjalanan pengabdian, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdikan ilmu, menjaga amanah, dan menghadirkan manfaat bagi umat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di balik toga yang dikenakan dan ijazah yang akan diterima para wisudawan dan wisudawati, terdapat perjuangan panjang yang tidak boleh dilupakan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan jawaban atas doa orang tua, pengorbanan keluarga, ketekunan mahasiswa, serta pendampingan intensif dari para dosen dan seluruh civitas akademika.
Oleh karena itu, para wisudawan dan wisudawati diharapkan senantiasa memperbanyak rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diperoleh. Rasa syukur tersebut hendaknya diwujudkan dengan terus berusaha menggapai dan meraih berbagai nikmat serta kesempatan yang belum dicapai.

Sosialisasikan Program Unggulan Kampus
Momentum Wisuda Sarjana XXXV juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk menyosialisasikan sejumlah program pengembangan IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta.
Salah satunya adalah keberadaan Program Ma’had Aly atau pesantren mahasiswa, yang diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan keilmuan dan keagamaan bagi mahasiswa. Selain itu, kampus juga terus mendorong program tahfiz yang melahirkan sejumlah hafiz dan hafizah.
Tidak hanya itu, IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta juga menyambut hadirnya program Pascasarjana (S2) Magister Pendidikan Agama Islam (M.Pd) yang siap berkiprah pada tahun akademik 2026. Kehadiran program pascasarjana tersebut menjadi salah satu langkah pengembangan perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan Islam pada jenjang yang lebih tinggi.
Dengan berbagai program tersebut, IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta terus berkomitmen mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat.
Doa dan Harapan untuk Para Wisudawan
Dr. TGH. Muslihan Habib, MA, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.
Ia juga menyampaikan doa agar ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta senantiasa mendapatkan keberkahan dan memberikan manfaat yang luas.
“Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Teriring doa yang tiada hentinya, semoga ilmunya berkah dan bermanfaat,” pungkasnya.
Milad ke-48 dan Wisuda Sarjana XXXV akhirnya tidak hanya menjadi momentum perayaan perjalanan panjang IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta, tetapi juga menjadi titik awal bagi para sarjana untuk melanjutkan perjuangan di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu, amanah, dan nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama masa pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang terus belajar, mengabdi, dan menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan agama.





