Hikmah Pagi: Obat Hati

Hikmah Pagi: Obat Hati

Hati adalah bagian yang sangat penting dalam anggota tubuh manusia. Nabi sampai menyebutkan tolak ukur baiknya segalanya adalah hati. Apabila dia baik, maka baiklah seluruh jasad.

Oleh karena hati memiliki pengaruh yang sangat dominan bagi diri manusia, maka dia harus mendapatkan perhatian husus dan serius.

Diantara hal yang harus dilakukan adalah berusaha menjaga dan memeliharanya biar tetap dalam kondisi sehat dan berfungsi dengan baik.

Berkata lbrahim Al Khawash RA dalam kitabnya At Tibyan Fi Hamalatil Qur’an:

دواءُالقلبِ خمسۃ اشياءِ: قراءۃ القران بالتدبرِوخلاءالبطنِ وقيام الليلِ والتضرع عندالسحرِ ومجالسۃُ الصالحين. ( الاذكار صفحۃ ٩۰)
“Obat hati itu ada lima hal: 1. Membaca Al Qur’an dengan mentadaburinya, 2. mengosongkan perut (shaum),3. tahajjud, 4. merendahkan diri tatkala berdo’a diwaktu malam (sahur), 5.duduk-duduk bersama orang shalih. (Kitab Al Azdkar , Imam Nawawi hal. 90).

Adapun penjelasan dari obat hati tersebut adalah sebagai berikut;

1. Membaca Al Qur’an dengan mentadaburinya.
Alqur’an adalah “Syifa” artinya obat, apabila hati sering dibacakan alqur’an kalam Allah zat yang menciptakannya akan sangat berpengaruh positif terhadap perkembangan hati. Karena ketika dibacakan alqur’an berarti sedang diadakan proses pengobatan terhadap hati. Semakin sering dibacakan alqur’an sama dengan memberikan pengobatan intensif pada hati. Semakin sering akan semakin bagus. Apalagi ditambah dengan pentadabburan terhadap maknanya, akan semakin menambah kenikmatan dalam membacanya, dan semakin menimbulkan kesejukan di hati pembacanya.

2. mengosongkan perut (shaum).
Mengosongkan perut adalah kebiasaan dari orang – orang shaleh, karena ketika perut kosong semangat beribadah akan semakin bertambah. Logikanya seperti kuda yang diberikan beban, semakin banyak beban yang dibawa maka semakin lamban laju larinya, dan semakin sedikit barang bawaannya semakin cepat laju larinya.

Semangat beribadah yang semakin tinggi akan berpengaruh positif terhadap keadaan dan ketenangan hati.

3. Tahajjud.
Tahajjud merupakan shalat sunnat yang sangat dianjurkan, karena merupakan salah satu ikhtiar supaya dibangkitkan dalam kedudukan terpuji. Nabi dan para sahabat mencontohkan bagaimana mereka menjaga dan mengisi malamnya dengan shalat sunnat hampir sampai datang waktu subuh.

Dengan adanya perintah langsung dari Allah untuk melaksanakan shalat tahajjud, serta begitu perhatiannya Nabi dan para sahabat terhadap shalat tahajjud menggambarkan bahwa didalamnya terdapat kelebihan dan kemuliaan yang luar biasa. Sesuatu yang memiliki kelebihan dan kemuliaan pasti memiliki pengaruh yang baik terhadap keadaan hati.

4. Merendahkan diri tatkala berdo’a diwaktu malam (sahur).
Hal ini sangat erat kaitannya dengan shalat tahajjud. Hanya sanya disini ditambahkan dengan adanya sifat merendah. Merendah atau tawadduk merupakan sifat mulia dari para Nabi dan shalihin. Dia merupakan lawan dari sifat takabbur atau sombong. Sifat sombong muncul karena adanya rasa “paling” dari dalam diri seseorang, sehingga menganggap yang lain adalah kecil dan rendah. Berbeda dengan tawadduk yang muncul dari kelembutan hati, akan merasa diri kecil dan hina dihadapan Allah, sehingga jauh dari sifat takabbur.

Shalat tahajjud yang dilakukan dengan rasa tawadduk akan semakin memperindah dan menambah kenikmatan dalam menunaikannya. Sehingga keadaan seperti ini akan sangat berpengaruh kepada kesejukan dan kebahagiaan hati.

5.Duduk-duduk bersama orang shalih.
Dalam sebuah ungkapan disebutkan “siapa yang berteman dengan tukang parfum maka dia akan bau parfum dan siapa yang berteman dengan tukang besi akan bau besi” seperti itulah perumpamaan orang yang berteman atau bersahabat. Maka jika sering bersama orang shalih yang senantiasa memperingati dalam kebaikan dan sering berzikir kepada Allah, akan sangat berpengaruh positif terhadap orang yang sering bersamanya. Paling tidak keciprat dengan bagian sifat-sifat mulia yang dimilikinya. Sifat mulya adalah merupakan salah satu gambaran dari hati yang mulia. Dengan sering bersama orang-orang mulya diharapkan tertular menjadi orang mulya. Fath.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA