Sinar5news.com- Lombok -Suasana peringatan haul wafatnya Ayahanda TGH.Athar Bin H.Nasruddin yang ke- 6 sangat bersahaja penuh hidmat. Keluarga besar Bin Athar tumpah ruah bersama merayakan baik dari anak, cucu, menantu yang jatuh pada setiap tanggal 14 Januari.
Bertempat di Bale Wanem Bawak Jeruti rumah tua tempat beliau hembuskan nafas terakhir dengan tenang. Rumah pradaban dengan berugaknya masih utuh berdiri kokoh sebagai bukti sejarah masa lalu membina, mendidik, membangun masyarakat sekitar untuk maju merubah masa depan menuju masyarakat yang dirithoi.
Hadir dalam acara haul Tuang Guru yang juga di kenal luas masyarakat sebagai penggerak pendidikan Lombok ini diantaranya warga besar bin Athar dan ratusan lebih jamaah sekitar di wilayah desa Saba, terkhusus yang berada di wilayah Wanem dan sekitarnya. Baik dari jamaah masjid Baiturrahman, Baiturrahim dan Masjid Al-Ikhlas.
Tahlil yang dipandu Iskandar Lebe Sene Dewa Lanji putra beliau dari istri Pertama Hj.Setemah putri dari dinasti Milis. Satu- satunya yang masih hidup tegak kokoh berdiri menyangga langit memakmurkan bumi sebagai saksi sejarah atas semua fatwa masa lalu dinasti bin Athar. Beliau tegar, tulus, setia sepanjang masa menyangga beliau dalam segala situasi zaman sekalipun badai gelombang prahara datang silih berganti melanda. Beliau tetap tegar, berdiri kokoh bagai batu karang. Beliau inspirasi semesta raya, bagaimana menjadi ibu Pertiwi yang Istiqomah mengabdi tanpa batas penuh cinta kasih hingga usia menyapa sang suami tercinta terpisah dari raga.
Sementara dalam pandangan Samianto Athar selaku anak, ” Beliau adalah sosok Ayah sederhana, visioner yang selalu risau atas kondisi keummatan. Perjuangan beliau mengisi kemerdekaan melalui pendidikan terus digelorakan dengan mendirikan yayasan Baiturrahman dan Akademi Ilmu Pelayan Nusatenggara. Beliau tokoh moderasi yang merekatkan keummatan dari komponen dan elemen organisasi yang berbeda. Tidak pernah membedakan tokoh agama/ulama/Tuang Guru dengan latar belakang yang berbeda. Beliau jadikan semua sahabat. Menjalin hubungan baik dengan semua orang adalah tradisinya “. Ungkapnya.
Dalam pantauan media acara haul berjalan sangat hidmat penuh kesukuran dalam semangat kebijaksanaan. Rangkaian acara haul diakhiri dengan musyawarah keluarga besar bin Athar dengan semangat saling menyayangi, menghargai, menghormati, dengan tetap menjaga ajaran bin Athar untuk senantiasa kompak utuh bersatu penuh cinta kasih menjaga semangat keutuhan kelurga besar bin Athar untuk senantiasa patuh, pacu, guyub sepanjang masa. Sebagian Putri² dan Putra Bin Athar
Akhir dari semangat haul kali ini menguatkan, mengokohkan semangat solidaritas, kebersamaan, kekeluargaan dengan menjunjung tinggi nilai Budi kemulian dengan semangat kami dengar kami patuhi, ta’ati. 15/1/23 (red)