Sinar5news.Com – Lombok Timur – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) bekerjasama dengan Bulog Cabang Lombok Timur, dalam penyaluran bantuan beras dimasa PPKM(Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tahun 2021, sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia.Joko Widodo.

Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Hanafi dalam keterangannya kepada Wartawan disela-sela acara Launching bantuan beras di masa PPKM oleh Bupati Lombok Timur H.M.sukiman azmy di Kantor Desa Rarang, Kecamatan Terara, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 1.500 ton beras untuk mensuplai beras bantuan dimasa PPKM.
“Untuk keperluan bantuan beras di Lombok Timur, kami sudah menyiapkan 1.500 ton beras dan kami sudah kemas dalam kemasan 10 kilo, tinggal kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan teman-teman pengurus PKH atau pendamping PKH untuk kami bagi-bagi keseluruh wilayah Lombok Timur,”ungkap Hanafi.

Ia juga menambahkan pendistribusian beras bantuan dimasa PPKM maupun PKH dan beras BPNT, menjadi tanggungjawan Bulog untuk mengirimkannya sampai ketingkat penerima bantuan beras dimasa PPKM.
“Jadi kami nanti akan berkoordinasi, yang pada intinya penyaluran beras ini, sampai ketempat KPM penerima, apakah akan dikumpulkan di RT atau RW, itu nanti menjadi tehnis dilapangan,”tegas Hanapi.
Menurutnya Hanapi pihak Bulog saat ini, memiliki stok beras digudang hingga 23.000 ton sehingga tidak perlu ada kehawatiran akan terjadinya kekurangan beras dilombok timur, dan jumlah yang 1.500 ton itu adalah kebutuhan untuk bantuan beras dimasa PPKM Mikro darurat Imbangan yang diberlakukan di Kabupaten Lombok Timur.
“Pendistribusian 1.500 ton beras untuk bantuan dimasa PPKM ini, kami diberikan waktu oleh Pemda Lotim sampai satu bulan, untuk menyampaikan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang ada di Lombok Timur,”imbuhnya.
Hanapi juga menegaskan, bahwa pendisribusian 1.500 ton beras bagi masyarakat pada masa PPKM ini adalah murni bantuan beras dari pemerintah, tidak ada kaitannya dengan mitra dari manapun.
“Jadi beras yang akan kita bagikan ini adalah murni merupakan beras cadangan pemerintah,dan ini tidak ada kolaborasi dengan mitra apapun, sehingga murni Bulog yang mengerjakannya,”pungkasnya.(Bul)


