Hari Sabtu, 6 Juni 2020 pukul 20.00 WIB organisasi atau paguyuban Himalo (Himpunan Masyarakat Lombok) wilayah Jabodetabek, sukses mengadakan kegiatan Halal bihalal secara virtual bersama pejabat Pemda NTB, para sepuh Himalo dan sejumlah pengurus serta anggotanya yang ada di Jabodetabek.

Tambah suksesnya acara Halal bihahal yang di gelar perdana oleh pengurus baru Himalo yang disiarkan langsung oleh SinarLima Tv (SinarLima news.com) dan dengan moderator Karman BM ini, karena kehadiran sejumlah pejabat tinggi daerah, yaitu Bapak Gubernur NTB, Dr. Dzulkieflimansyah, SE, M.Si dan Bupati KLU dan Lombok Timur serta diantara Anggota DPR RI dan DPD RI Dapil NTB. Beliau semua berkenan pula memberikan sambutan yang sangat hangat dalam acara tersebut dan bahkan setelah acara selesai disambung lagi dengan ramah tamah mencurhatkan kemajuan daerah ke depannya.

Diantara para tokoh senior Himalo yang hadir adalah Miq Drs. H. Lalu Sudarmadi, M.PIA, Dr. H. Kurtubi, Dr. H. Lalu Wildan, Dr. H. Abd Fattah dan lain-lainnya.

Sebelum Pak Gubernur NTB memberikan sambutan, terlebih dahulu acara dibuka dengan pembacaa ayat suci Al Quran oleh salah seorang pengurus Himalo yang notabenenya qari internasional TGH. Abdul Karim, SQ. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum Himalo Jabodetabek, TGH. Muslihan Habib. Dalam sambutannya, ketua unum Himalo mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubrnur NTB, para tokoh dan warga masyarkat Lombok yang mengikuti kegiatam halal bihalal ini. Lebih lanjut beliau menyampaikan katagori anggota Himalo ada tiga yaitu Anggota Tetap, Tidak Tetap dan Kehomatan. Anggota tetap adalah orang Lombok yang sudah menetap tinggal di Jabodetabek dan sudah memiliki KTP secara resmi. Anggota tidak tetap adalah mereka yang tinggal di Jabodetabek masih ber KTP Lombok. Lalu mereka tinggal di wilayah Jabodetabek untuk bekerja atau tugas belajar/kuliah. Sedang anggota kehormatan adalah mereka yang pernah tinggal di Lombok karena ada suatu tugas atau pernah sekolah/nyantri disana dan mereka sangat mencintai Lombok.

Mengakhiri sambutannya H. Muslihan Habib menyampaikan banyak sekali agenda penting yang telah diagendakan oleh Himalo, diantaranya sangat menginginkan disediakannya fasilitas asrama khusus untuk mahasiswa yang berasal dari Lombok yang belajar/kuliah di berbagai Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di Jabodetabek,. Mereka memiliki semangat dan prestasi yang luar biasa, tetapi secara ekonomi mereka rata-rata mengalami kekurangan. Melalui acara halal bihalal ini berharap agar semua pihak yang berwenang terutama Pak Gubernur NTB dan Pak Bupati dapat bekerjasama mewujudkan pengadaan fasilitas Asrama tersebut yang sangat dibutuhkan saat ini, untuk membantu meringankan beban ekonomi demi kenyamanan dan kelancaran proses perkuliahan mereka.

Selanjutnya sambutan dari tokoh senior Himalo Ust. H. Sodri, SQ. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa point penting diantaranya mengajak kepada semua yang mengikuti halal bihalal untuk mengingat dan mengenang para penggagas, pendiri dan pelaku Himalo seperti Lalu Malik Wartawan, Lalu Sudarmadi, Lalu Prapte, Lalu Wildan, Lalu Kamaludin dan yang sudah meninggal ada Pak Munir, Lalu Imran dan lain-lainnya.

Mengakhiri sambutannya H. Sodri berharap agar dibawah kepengurusan Himalo yang baru ini dapat berkontribusi secara kongkrit bagi pembangunan daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.

Sambutan berikutnya juga masih dari tokoh senior Himalo yaitu H. Lalu Sudarmadi, M.PIA. Beliau menyampaikan pentingnya keberadaan Himalo sebagai sarana guyub (berkumpul) dengan seluruh masyarakat Lombok yang ada di Jabodetabek. Beliau juga menyampaikan dengan hadirnya gubernur NTB dan para bupati dalam kegiatan halal bihalal ini dapat memberi arti dan makna tersendiri untuk kebaikan dan kemaslahatan khususnya bagi masyarakat Lombok yang ada di Jabodetabek. Himalo dalam hal ini siap diajak diskusi, sharing dan berbagi pengalaman terhadap hal-hal yang dibutuhlan bagi kemajuan masyarakat Lombok. Demikian tandasnya.

Menutup sambutannya, beliau mengucapkan selamat kepada pengurus Himalo yang telah sukses mengadakan kegiatan halal bihalal hari ini dan mengucapkan banyak terima kasih kepada gubenur dan bupati yang bersedia mengikuti kegiatan halal bihalal tahun ini walaupun melalui virtual yang serba terbatas.

Berikutnya sambutan yang ditunggu-tunggu dari gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Si. Mengawali sambutannya beliau mengucapkan selamat idul fitri mohon maaf lahir batin, semoga masyarakat NTB terus dapat berkontribusi secara maksimal demi kemajuan bangsa dan negara wabilkhusus untuk kemajuan warga NTB.

Sebenarnya beliau sangat ingin sekali bertemu secara fisik dengan masyarkat Lombok yang ada di Jabodetabek, tapi karena masih dalam situasi pandemi covid 19, pertemuan dilakukan secara virtual, mudah-mudahan tidak mengurangi nilai dan maknanya walaupun dipisah oleh jarak yang sangat jauh.
Lebih lanjut beliau menyampaikan mengapa yang terjangkit positif covid 19 ini terkesan banyak dialami oleh masyarakat NTB, karena secara tes di NTB itu relatif lebih banyak dan lebih cepat bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Juga ditunjang dengan alat tes yang cukup canggih yang disebar di rumah sakit provinsi, universitas mataram dan di tempat lainnya.
Harapan beliau yang sangat menarik adalah akan memberikan beasiswa S3 bagi anak muda yang belajar hukum dengan catatan setelah selesai kuliah tidak pulang ke NTB dan menjadi tokoh besar di Jabodetabek. Juga memberi beasiswa bagi anak-anak muda yang hebat belajar di luar negeri, sehingga dapat menjadi tokoh nasional bahkan tokoh dunia pada masa yang akan datang.
Mengakhiri sambutanya pak gubernur berharap tidak terlalu panik menghdapi virus corona ini karena beliau punya para bupati yang siap mengatasi dan melawan virus ini ditambah dukungan doa dari seluruh masyarakat NTB, semoga pandemi ini cepat berakhir. Juga harapannya agar himalo di Jabodetabek dapat memberikan saran dan masukan yang membangun demi kemajuan masyarakat NTB. Dan berharap kedepan makin banyak tokoh-tokoh NTB yang ada di Jabodetabek berkontribusi secara nasional sehingga menjadi kebanggaan bagi daerah NTB.
Berikutnya adalah sambutan dari tokoh nasional yang berasal dari Lombok, Dr. H. Kurtubi, SE M.Sp, M.Sc. Beliau menyampaikan kemana-mana bertugas di Indonesia ini, NTB selalu diidentikkan dengan masyarakat miskin dan ini mesti diakui. Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi keadaan ini? Beliau sangat optimis dengan kekayaan sumber daya alam dan iklim geografis yang ada di NTB akan bisa mengatasi kemiskinan ini. Tentu dengan kerja keras melibatkan banyak orang, karena banyak sekali variabel yang mesti dipenuhi. Seperti potensi tambang yang banyak terdapat di daerah Sumbawa Barat dan dompu dan ini belum dikembangkan dengan optimal.
Potensi tambang yang demikian banyak di NTB itu tidak hanya sebatas menambang tapi didesain menjadi industri berbasis tambang baik di hulu, tengah maupun hilir. Pada waktu beliau menjadi anggota DPR RI di komisi VII sudah mendorong agar preefot ikut membantu bekerjasama mengelola industri pertambangan yang ada di NTB. Kalau ini bisa terwujud, maka ekonomi bisa meningkat untuk kesejateraan warga NTB, sehingga kemiskinan bisa diatasi secara efektif. Demikian masukan dan harapannya.
Sebenarnya masih banyak tokoh-tokoh yang lain diantaranya dari DPD RI, bupati dan lain-lain memberikan sambutannya. Pada intinya sama-sama berharap agar Himalo di Jabodetabek dan seluruh warga NTB agar terus berkiprah membangun NTB menjadi provinsi yang maju, mandiri dan hebat pada masa yang akan datang sehingga tidak tertinggal dengan provinsi lain yang ada di Indonesia.
(MS/Amr)


