H. Irzani Kupas Tuntas Pertemuan 2 Cucu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid

H. Irzani Kupas Tuntas Pertemuan 2 Cucu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid

Jakarta- Belum lama ini segenap warga atau jamaah Nahdlatul Wathan bersuka ria dan ikut bahagia dengan bertemunya 2 cucu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid Yaitu TGB. Zainul Majdi dengan Raden Tuan Guru Bajang (RTGB) Zaenudin Tsani. Kedua kubu ini didampingi kepengurusannya masing-masing termasuk para Tuan Gurunya, kali ini tim sinar5news.com berkesempatan untuk berbincang secara eksklusive dengan H Irzani selaku Sekretaris Umum PWNW NTB.(22/01/2020)

Nahdlatul Wathan hadir di bumi persada yang dilahirkan di desa bermi pancor Lombok-NTB itu dalam rangka guna menjadi wadah dakwah islam ahlusunnah wal jamaah, saat ini Nahdlatul Wathan sudah tersebar di 22 Provinsi dari 34 Provinsi yang ada.

Sepanjang usianya NWDI,NBDI pada tahun 30-an tetapi secara resmi organisasi Nahdlatul Wathan di sah kan oleh negara atau didirikan oleh Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid pada tanggal 1 maret 1953 berdasarkan akta notaris, Kemudian sampai hari ini sudah melaksanakan Muktamar yabg ke 13.

Perjalanan Nahdlatul Wathan kita saksikn semua dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh jamaah Nahdlatul Wathan tentu memang ada dinamika, dinamika yang terjadi pasca wafatnya Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid tahun 1997 jadi kalo pertemuan di kemenkumham itu adalah bentuk ikhtiar dari negara untuk menyatukan Nahdlatul Wathan, karena selama ini tidak bisa dipungkiri kepengurusan pasca wafatnya Maulana Syaikh kepengurusan memang ada dua.

“Kemenkumham RI mencoba memfasilitasi kedua kubu ini untuk bisa bersatu,” kata Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) NW Pancor H Irzani. “Alhamdulillah saya menyaksikan itu sangat berbahagia karena ada upaya negara untuk mempersatukan dan menurut saya kita semua harus mendukung upaya pemerintah, upaya kelompok kelompok tertentu untuk mengikhtiarkan bersatunya kembali keluarga besar Nahdlatul Wathan”, sambung beliau.

Di akhir penjelasan beliau berpesan agar terus memperluas ranah perjuangan kita dan yang paling penting memperkokoh benteng benteng perjuangan Nahdlatul Wathan.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA