Geliat Suara Bazzer Memenuhi Udara Nusantara

Geliat Suara Bazzer Memenuhi Udara Nusantara

Seiring dengan beralihnya  sisitem pelayanan publik untuk percepatan dan memutus mata rantai korupsi birokrasi. alih fungsi pelayanan yg mengoptimalkan degitalisasi media online sangat kita rasakan mamfaatnya. dari segala bidang dan percepatan pelayanan untuk menghadirkan Indonesia maju, sebagaimana konsep pemerintah di periode kedua ini. Dari sisi percepatan pelayanan publik, bisnis, dapat dirasakan oleh semua masyarakat dan pelaku bisnis. Walaupun masih belum oftimal dikerjakan oleh seluruh instansi pemerintahan. Terutama ditingkat pemerintahan daerah sampai ke desa. Yang terpenting geliat ke arah sana sedang dalam tahap sosialisasi dan sebagian daerah sudah uji coba.

Hadirnya tekhnologi media sosial ini, telah melahirkan kemunculan bazzer sebagai komunitas dan pekejaan propesi telah banyak diperbincangkan media masa , kampus, bahkan masyarakat secara luas. Ini dapat mengganggu tatanan kehidupan demokrasi bangsa yang sangat adiluhung, bersahaja, toleransi dan penuh kekeluargaan sebagaimana ajaran Pancasila. Jika tidak ditata dengan baik. Akhir akhir ini, nilai demokrasi Pancasila yang moderat, sejuk,damai, kekeluargaan, semakin tercoreng oleh kehadiran bazzer yang  cendrung membabi buta membela majikannya. Yang semestinya, harus merekatkan, memberikan edukasi, solusi. menebarkan agenda kebaikan atau program pleayanaan serta menjaga persatuan. Akan tetapi, lebih dominan saling serang, saling hujat dan model ini tidak sesuai dengan nilai budaya Pancasila dan ajaran NKRI.

Semestinya bazzer juga menyuarakan keadilan sosial, membongkar atas maraknya korupsi politik, kesenjangan yang semakin menggila antara si kaya dan miskin.  Melemahnya penegakan hukum atas kasus kasus besar. Kuatnya pengaruh politik serta segelintir orang yang seolah olah memiliki kuasa penuh disegala bidang, yang dapat melemahkan posisi pemerintah. Jika kemudian bazzer adil bersuara, membela yang benar merekatkan persatuan anak bangsa, bukan membela yang bayar. Sudah tentu media sosial dan masyarakat luas akan sangat apresiasi dan mendukung penuh, selama masih dalam koridor hukum dan menghadirkan ketenangan menjaga keberagaman, merekatkan persatuan bangsa. Bersuara penuh cinta.

BACA JUGA  Temu Kangen Alumni SMA NW Jakarta Melalui firtual zoom

Bangsa ini perlu pembelaan, khususnya terhadap rakyat yang masih dibawah garis kemiskinan yang selama orde baru sampai sekarang masih belum merasakan arti kemerdekaan sesungguhnya. akses yang masih tertutup, kehadiran negara serta keberpihakan  dalam penggunaan anggaran masih belum sepenuhnya menyentuh hajat rakyat banyak terutama sektor pertanian dan nelayan. Yang paling banyak dihuni warga bangsa. negara harus selalu hadir dalam penderitaan rakyat. bukan hanya di waktu bencana. Tapi disetiap saat karena rakyat masih banyak yang tdk punya tempat tinggal dan usaha untuk sekedar menafkahi diri. Memang rakyat pada saat pemerintahan  Jokowi dan Gusdur terasa hadir ditengah masyarakat. Tapi masih belum optimal berpihak rakyat seutuhnya. Masih sangat terasa kerasnya kekuatan Mafioso dan politik khususnya. 

BACA JUGA  Presiden Jokowi Ingin CPO indonesia Harus Bisa Memenuhi Kebutuhan Domestik.

Arus politik yang sangat kuat dinegri ini telah menggerus semua aspek kehidupan. sehingga ruang ilmiah, riset, bisnis masih harus berhubungan dengan kekuatan politik. Nyaris institusi politik telah menjelma sebagai Super power. yang dapat mengatur bahkan merubah kebijakan pemerintah. Fenomena ini melahirkan bazzer di semua penjuru yang terus berkembang. Jika kemudian suara bazzer tidak dapat dikontrol dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa bernegara.

Bazzer sebagai profesi sangatlah mulia jika senantiasa menghadirkan, menjaga kerukunan, persatuan dan memberikan pencerahan, edukasi dan membentengi bangsa dari upaya adudomba pihak luar. Dan senantiasa berpegang pada budaya Nusantara, tidak terkontaminasi dengan budaya asing. Serta senntiasa menyampaikan pesan-pesan moral dengan santun, dengan bahasa kesejukan penuh cinta dan hikmah.

Penulis Presiden Forum Kebangsaan : Samianto Muthohhar

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA