Geliat Himalo di Jakarta dari Merajut Sinergitas, Solidaritas dan Mendukung Liga Dagdut asal Lombok

Geliat Himalo di Jakarta dari Merajut Sinergitas, Solidaritas dan Mendukung Liga Dagdut asal Lombok

Di minggu-minggu terakhir ini, pengurus Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) JABODETABEK, selain disibukkan dengan program awal yang berkaitan dengan program pendataan anggota secara manual ataupun online dan juga pembenahan legalitas formal organisasi, dengan penyusunan AD/ART dan lainnya, disibukkan juga dengan upaya membangun sinergitas dengan berbagai pihak, baik pemerintah dan swasta lainnya, serta membangun solidaritas sesama anggota. Dan tak ketinggalan dengan kekompakannya mendukung dua anak muda asal Lombok Timur yang tampil sebagai utusan Liga Dangdut Indonesia di stasiun televisi Indosiar 2020, yaitu Heru Merion Toni dan Eva Yolanda.

Untuk upaya membangun Sinergitas atau kerjasama organisasi dalam upaya merealisasikan berbagai program prioritas ke depan, pengurus baru Himalo sudah memulai membangun komunikasi intens dengan berbagai pihak, baik swasta ataupun pemerintah dan termasuk dengan Pemerintah Daerah/Pemda di NTB.

Dalam konteks upaya sinergitas program, pengurus Himalo juga mencoba menggali potensi-potensi besar yang dimiliki oleh para anggotanya sesuai dengan bidang dan profesinya. Sebagai contoh dalam konteks sosial yang berkaitan dengan kasus terdamparnya diantara masyarakat Lombok di Jakarta yang berangkat musafir mengadu nasib hidup ke luar negeri, seperti yang banyak ke Malaysia dan Timur Tengah. Dan termasuk juga soal kasus masyarakat Lombok dari unsur siswa/mahasiswa yang bermasalah secara finansial ataupun lainnya dan tersebar menimba ilmu di berbagai sekolah/pesantren atau berbagai Perguruan Tinggi lainnya di Jabodetabek serta persoalan masyarakat Lombok yang musibah, sakit dan ataupun meninggal dunia.

Dalam kegiatan shilaturrahim bulanan Pengurus dan Warga Himalo Jabodetabek yang dikoordinir oleh Mamik Karman BM yang dilaksanakan di kediaman penasehat Himalo, yaitu Mamik Dr. H. Wildan di Cijantung, Jakarta Timur, pada ahad 23 Januari 2020, setelah acara tahlil dan do’a serta menerima jamuan makan malam dari tuan rumah, koordinator Shilaturrahim memberikan kesempatan kepada beberapa tokoh untuk menyampaikan keberadaannya dirantauan. Dari penyampaian diantara tokoh tersebut, dalam penilaian Ketua Himalo, memang tetnyata sangat luar biasa potensi tokoh-tokoh yang bisa sinergikan, khusus dalam konteks sosial tersebut. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Ustadz H. Lalu Mumtadz yang banyak menampung dan memfasilitasi masyarakat Lombok yang terdampar.

Oleh sebab itu, dalam sambutan Ketua Himalo, H. Muslihan Habib menyebutkan tentang pentingnya kemudian kegiatan Shilaturrahim bulanan tersebut, sehingga sangat baik pula untuk dutetapkan sebagai salah satu kegiatan bulanan yang harus tetap berjalan. Adapun mengenai tempat, selanjutnya akan diatur oleh koordinator yang ditunjuk, yaitu Mik Karman BM.

Dalam shilaturrahim di kediaman Mik Dr. H. Wildan inipun, sempat diramaikan juga oleh gemuruhnya suara mahasiswa anggota Himalo yang meneriakkan dukungan yang divediokan untuk mendukung suksesnya dua utusan NTB, asal Lombok Timur dalam ajang penetapan bakat Liga Dagdut Indonesia di TV Indosiar, tahun 2020 yaitu Heru dan Eva Yolanda. Dua anak muda tersebut, memang sudah dinyatakan berhasil dalam meraih atau mendapatkan Golden Tiket dan Slempang, berdasarkan penilaian tiga orang juri setelah mampu menunjukkan keahlian dan kebolehannya dalam ajang olah vokal dagdut tersebut. (Mahdi)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA