Diskusi Publik LDC, Kader NW  Pancor dan NW Anjani,  Duduk Bersama Usung Perjuangan Maulana Syeikh,TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid.

Diskusi Publik LDC, Kader NW  Pancor dan NW Anjani,  Duduk Bersama Usung Perjuangan Maulana Syeikh,TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid.

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Lombok Discussion Club (LDC) NTB, menggelar diskusi publik, ” Memperkokoh Nilai Perjuangan Maulana Syeikh TGKH Zainuddin Abdul Majid melalui Kader Intelektual Muda NW” yang dihadiri oleh Wakapolres Lotim, Bakesbangpoldagri Lotim,Kader Intelektual NW Pancor dan NW Anjani, bertempat  di Puri Bahrah Sawing Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).  Sabtu (27/02/2021).

Foto : Peserta Diskusi.

Diskusi ini dibuka Kepala Bidang Pengembangan Nilai-nilai Kebangsaan pada Badan Kesbangpoldagri Lombok Timur, Suherman, MM dan iikuti oleh 50 orang peserta dari Kader Intelektual NW,NU,LSM dan Insan Pers, dengan menghadirkan tiga narasumber yakni Hasanah Efendi,M.Pd dari NW Anjani dan Dr.M.Halki dari NW Pancor, serta Suryadi,ME  dari Nahdlatul Ulama (NU). Mereka merefleksikan nilai perjuangan Maulana Syaikh dalam membangun bangsa dan negara.

Suasana diskusi berjalan dengan penuh keakraban dan persaudaraan, peserta juga mengikuti dengan penuh semangat,  Tokoh Muda NW, Hasanah Efendi yang mana juga Ketua Pemuda NW Anjani, mengingatkan nilai-nilai ilahiyah dan  kebangsaan yang dibangun Maulana Syaikh TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid, harus terus dipupuk terutama bagi generasi muda.

Karena itu, kata Hasfen, panggilan akrab dari Hasanah Efendi, kaum muda harus tampil, bangkit berjuang meneruskan nilai – nilai luhur yang diletakkan Maulana Syeikh untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Saya mengajak agar kader muda NW terus bersinergi memberikan kontribusi positif, baik terhadap organisasi maupun kepentingan yang lebih luas, yaitu untuk bangsa dan negara. Kebersamaan kaum muda sebenarnya telah ditunjukkan saat berjuang terkait penganugerahan Gelar Pahlawan terhadap Maulana Syaikh. Karena itu, Ayo kaum muda, rajut kebersamaan untuk membangun kejayaan NW, ” ucapnya.

Ia juga mengajak para kader Intelektual Muda NW, untuk membangun intelektualitas,pemberdayaan pemuda harus ditetapkan dari sekarang,penyatuan visi harus ditentukan dari sekarang, sebab kita jenuh jika kita kilas balik kebelakang,untuk memikirkan hal-hal yang mungkin kurang produktif.

BACA JUGA  Badan POM Resmi Umumkan Vaksin Coronavac yang di Produksi oleh Sinovac Biotech

Generasi muda ini kita ajak membangun peradaban sendiri, terlebih saat ini akses informasi Media social, yang cenderung  menjadikan hal-hal yang tidak konstruktif,untuk itu kita sarankan, kurangi  bermedsos, terutama pada konten yang tidak produktif. karena medsos yang digunakan dengan cara yang salah, maka akan banyak menimbulkan pergunjingan,mempertajam perbedaan, fitnah, ujaran kebencian,dan Hoaxs.

BACA JUGA  SIFAT ALLAH (15) AL QAHHAR (MAHA MENGALAHKAN), SHAD 65

“Kita sebagai manusia memang punya rasa emosional, dan perasaan.  Untuk itu bagaimana caranya kita mengisi otak kita ini dengan berbagai informasi dan ilmu yang bermanfaat,untuk menghindari pemahaman negative. Kita tidak akan pernah bisa memutus atau menghalangi sebuah perbedaan,tapi mari kita bersama-sama untuk mencari persamaan,” harapnya.  

Hal senada disampaikan Tokoh Muda NW Pancor,Dr. Muhammad Halqi. Dalam pemaparannya mengajak kaum intelektual Muda NW untuk mentauladani TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid dalam segala aspek terutama dalam bidang pendidikan.

“Maulana Syeikh itu adalah Figur yang cerdas, kecerdasan beliau diperoleh dengan belajar yang giat, sehingga dalam riwayatnya pendidikan yang semestinya harus ditempuh 9 tahun di Sholatiyah Makkah, dapat beliau selesaikan dalam waktu 6 tahun. Semangat belajar beliau untuk mendapatkan ilmu patut menjadi contoh yang harus kita tauladani diera saat ini,” kisah Halki.

Ia juga menambahkan dalam usia 26 tahun, Zainuddin Muda pulang dari Makkah dan mendirikan Madrasah Al Mujahidin tahun 1937 M, pergerakan Almagfurullah saat itu tidak mudah karena situasi pada saat itu, Indonesia masih dalam keadaan di Jajah Belanda, yang tidak menghendaki rakyat Indonesia menjadi cerdas.

“Malanasyeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, juga dari sejak zaman penjajahan belanda sudah mulai meletakkan fondasi besar dalam membangun bangsa yaitu melawan kebododan melaui pendidikan dan penjajah melalui laskar mujahidin, yang dikomandoi oleh saudara beliau TGH.M.Faesal. Inilah nilai-nilai yang terus kita kembangkan, kita jaga sebagai generasi muda, ” tandasnya.

BACA JUGA  Makam Al Magfurullah Maulana Syeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, Di Banjiri Peziarah.

Sementara itu, Ketua Lakspesdam NU, Suryadi mengajak kaum muda bersatu memperkokoh kebersamaan dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Maulanasyeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid Kolaborasi dan kemanfaatan harus dilakukan demi untuk kebaikan dan kemajuan bersama.

Di akhir diskusi, Presiden LDC H. Hulain,membacakan 4 pernyataan sikap Kader Muda Nahdlatul Wathan, salah satunya berisi Akan selalu bersatu memperkokoh nilai-nilai perjuangan Maulana Syeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, dengan menjaga persatuan NKRI berdasarkan Ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA