Cuaca Ekstrem di Lotim Mengakibatkan 1.945 Rumah Tergenang Banjir.

banner post atas

Lombok Timur – Cuaca ekstrem mengakibatkan banjir di desa Seruni Mumbul dan Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya serta Desa Perigi, Kecamatan Suela.

Banjir yang terjadi pukul 12.45 Wita tersebut merupakan dampak meluapnya sungai Cermei dan aliran air dari desa Perigi, Kecamatan Suela. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik,
Berdasarkan laporan Kasi Penyelamatan & Evakuasi BPBD Lombok Timur sampai pukul 18.45 wita (14/ 12).

Iklan

Banjir ini menyebabkan 1,945 unit rumah di Kecamatan Peringgabaya tergenang, serta dua unit rumah dan SDN 4 Perigi, Kecamatan Suela mengalami rusak ringan.

Air menggenangi pemukiman dengan ketinggian 0-1 meter dan terganggunya akses jalan sepanjang +/- 2 meter. Banjir ini juga menyebabkan jebolnya tanggul sungai di Desa Labuhan Lombok, tercemarnya sumur warga, dan kerusakan ringan pada jembatan sungai Cermei, Desa Seruni Mumbul. Tidak ada korban jiwa akibat banjir ini.

Aparat gabungan BPBD Lombok Timur, TNI/Polri, Unit SAR Lotim, PMI, Saka Bahari Sambelia, pihak Kecamatan dan desa telah mengevakuasi warga dan membersihkan genangan air di rumah warga, termasuk mendirikan tenda pengungsi di halaman Masjid Nurussa`adah, Desa Seruni Mumbul.

BPBD juga telah melakukan distribusi air bersih.
Merujuk BMKG, fenomena cuaca ekstrem masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga diharapkan kewaspadaan seluruh masyarakat akan bencana yang dapat ditimbulkan yaitu bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung serta dampak lainnya berupa petir dan pohon tumbang. (Garek)

BACA JUGA  Polda NTB Jamin Keamanaan Jelang Event MotoGP Mandalika