Prof Harapandi :Aku Menjadi Seorang Buruh
Sesungguhnya Allah mengasihi seseorang yang melakukan pekerjaan dengan tekun dan sungguh-sungguh. (al-Hadits)
Faidza Faraghta Fanshab (saat engkau telah selesai dari satu pekerjaan, maka berpindahlah kepada...
Prof Harapandi :Maluku Bukan Kepalang
Sesiapa yang memahami bahasa suatu kaum, maka ia akan aman dari hinaan dan caci-makian mereka (al-Hadits)
Suatu hari, guru bahasa Inggris meminta kepada masing-masing siswa...
Prof Dr Harapandi : Diam bukan “nganggur”.
Banyak orang stres dengan wabah Covid19, apalagi di berbagai negara, kota bahkan kampung2 sudah diinstruksikan untuk lockdown (karantina kewilayahan; Kemenhan) untuk memutus mata rantai...
Prof Harapandi :Madrasah NW Sikur
Kami ridla terhadap takdirMu:
Aku mesti melanjutkan sekolah ujar kakak tertuaku
Akulah yang harus meneruskan pelajaran riintihanku
Bapak, ibuku yang mendengar dan
melihat pola tingkah kami
Memberikan jalan...
Prof Dr Harapandi :Pilu, Sedih dan Malu
“Sesiapa yang belum pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu, bersiaplah untuk menjadi jahil selama-lamanya”.
Di sekolah sederhana (SDN Tinggar) tempat kami merajut asa menggembleng jiwa, pernah...
Prof Dr Harapandi :Sabar Kunci Kebahagiaan
Bismillahirrahmanirrahim
Beberapa kawan, sahabat dan saudaraku meminta untuk kembali menulis di FB, aku masih tetap menahan dan berkata “ah tak payahlah”, namun, hari ini saudaraku...
Prof Dr H Harapandi : BERSEKOLAH
Jadikanlah dirimu ‘Alim (berilmu), muta’allim (belajar), mustami’an (pendengar ilmu) dan jangan engkau menjadi yang keempat jâhiln (tiada ilmu) engkau akan celaka.
Tahun 1971/1972 sebagai tahun...
Prof DR Harapandi: MENGAJI
“Awali hidupmu dengan al-Qur’an dan
akhiri pula dengan al-Qur’an” (Harapandi Dahri)
Setiap hari berganti ia akan berkata; Wahai anak Adam engkau berjalan di atasku, tetapi...
Prof Harapandi : Tangisan Pagi Hari
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kita setelah dimatikan (tidur malam hari) dan kepada Dialah kita berserah diri
Hari senin pagi tepatnya setelah salat...
Prof Dr Harapndi Kisah berseri: Kampoeng Semat
Seandainya bukan karena tuntutan perjuangan, aku tidak akan meninggalkanmu, engkaulah kampoeng yang telah menerimaku dan engkaulah yang mengajarkanku makna kehidupan
Semat menurut cerita tetua kampoeng...


















