Bupati Lotim Buka STQ Ke-27 Tingkat Kecamatan Selong. Diikuti 152 Orang Peserta. 

Bupati Lotim Buka STQ Ke-27 Tingkat Kecamatan Selong. Diikuti 152 Orang Peserta. 

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Bupati Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-27 tingkat kecamatan Selong yang diikuti oleh 152 orang Qori’ dan Qori’ah yang merupakan perwakilan 11 kelurahan dan 1 desa, yang ada di kecamatan Selong. Ahad (25/09/2022)

Ke 152 orang peserta itu berasal dari Kelurahan Sandubaya mengirimkan 15 orang peserta, Kelurahan Majidi 13 orang, Kelurahan Sekarteja 19 orang, Kelurahan Kelayu Utara 11 orang, Kelurahan Rakam 12 orang, Kelurahan Pancor 17 orang peserta, Kelurahan Kembang Sari 11 orang, Kelurahan Kelayu Selatan 7 orang peserta, Kelurahan Kelayu Jorong 14 orang, Kelurahan Selong 12 orang, Kelurahan Denggen 7 orang, dan desa Denggen Timur 14 orang peserta.

Bupati Kabupaten Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menyampaikan apresiasinya kepada Camat Selong beserta jajarannya karena sudah berhasil menggelar kegiatan tersebut. “STQ tingkat kecamatan rasa kabupaten,” ungkap Bupati. 

Bupati merasa bangga karena kegiatan ini disambut antusias masyarakat setempat, begitupun dengan jumlah pesertanya yang banyak. Disebutnya kota Selong menjadi barometer di kabupaten ini, “Di Selong ini berkumpul orang-orang besar, oleh karena itu sudah seharusnya Kecamatan Selong menjadi penyelenggara terbaik STQ tingkat Kecamatan di Lombok Timur, ” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati menyebutkan tujuh kewajiban umat islam terhadap Al-Quran. Pertama, meyakini kebenaran yang terkandung dalam Al-Quran. Kedua adalah membaca Al-Quran, Bupati menyebutkan salah satu riwayat hadis Rasulullah SAW yang berisi “Orang yang membaca Al-Quran dengan lancar, maka kehidupannya akan dikawal oleh malaikat. Orang yang membaca Al-Quran dengan terbata-bata, maka akan diberikan dua pahala.” Karena itu Bupati, pun mengimbau agar memperbanyak bacaan Al-Quran, “bila perlu 1 juz 1 hari,” katanya.

Ketiga adalah memahami isi kandungan Al-Quran dan mempelajari tentang kitab tersebut. Keempat menghafalkan Al-Quran. Kelima adalah mengamalkan Al-Quran. Dijelaskan Bupati, tak hanya mendengarkan atau membaca tetapi juga mengamalkan isi kitab suci tersebut. Selanjutnya keenam adalah mensyiarkan Al-Quran, dan ketujuh adalah membela Al-Quran.

Terakhir, Bupati pun berpesan agar kegiatan itu dikawal hingga akhir sehingga dapat berjalan dengan lancar. Ia juga berpesan kepada para dewan hakim yang diberikan tanggung jawab supaya memberikan nilai yang objektif untuk peserta agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Pembukaan kegiatan itu ditandai dengan penekan tombol sirine oleh Bupati dan unsur Forkopimcam Selong. 

Kegiatan yang bertempat di Masjid Al-Furqan, Rakam itu dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD, Frokopimda, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. (red)

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA