Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 28

Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 28

ALASAN KENAPA TAQWA MENJADI TUJUAN DALAM BERPUASA

Jika dalam festival sepak bola diberikan piala emas bagi juara pertama, perak atau perunggu bagi juara berikutnya, maka demikian juga halnya pada puasa Ramadhan yang merupakan salah satu tempat festival menumpuk amal mendekatkan diri kepada Allah SWT juga akan diberikan ganjaran yang berbeda – beda bagi seluruh kontestan dari kaum muslimin yang sedang berlomba – lomba menumpuk amal dan mendekatkan diri pada robnya. Sebesar dan sebaik amal yang dilakukan dibulan suci Ramadhan, maka sebesar itu pula piala mahkota ganjaran yang diberikan oleh Allah kepadanya.

Adapun ganjaran balasan bagi orang yang berhasil melaksanakan ibadah puasa dengan baik, akan mendapatkan upah termahal dibanding yang lain, yaitu berupa predikat taqwa di sisi Allah yang maha pencipta. 

Timbul sebuah pertanyaan, kenapa harus taqwa menjadi ganjaran puncak dari berpuasa ?, ada apa dengan taqwa sehingga menahan diri untuk tidak makan, tidak minum dan menahan nafsu dijadikan sebagai tujuan tertinggi dalam berpuasa ?. Pertanyaan ini jelas membutuhkan sebuah jawaban dari pemahaman yang baik terhadap apa sebenarnya yang ada pada taqwa.

Pemahaman tentang taqwa sudah tidak asing dikalangan kita kaum muslimin. Karena pada setiap minggu pada hari Jum’at, hampir semua khatib mengingatkan tentang wasiat untuk bertaqwa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-nya.

Begitu digencarkannya  taqwa dari berbagai sisi kesempatan, dan sangat ditekankan taqwa dalam berbagai bentuk keadaan, serta begitu banyaknya ayat Al-Qur’an yang menyebutkan tentang taqwa, menunjukkan bahwa taqwa adalah hal yang sangat luar biasa dan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan dan keselamatan manusia di dunia dan akhirat. 

Untuk lebih memahami tentang taqwa, ada baiknya dijelaskan tentang keutamaan memiliki sifat taqwa. Adapun diantara beberapa keutamaan taqwa adalah sebagai berikut :

  1. Dengan sebab taqwa, Allah SWT akan menurunkan keberkahan bagi penduduk bumi. 

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya (QS. Al – A’raf : 96)

  1. Orang yang bertaqwa kepada Allah akan memperoleh ridhanya, surga dan kenikmatannya, serta mereka akan kekal didalamnya, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Ali ‘Imran ayat 15,

لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ

Untuk orang-orang yang bertakwa pada sisi Tuhan mereka adalah surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

  1. Orang yang bertaqwa akan dimudahkan dalam segala urusannya.

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar QS. At – talaq : 2)

  1. Bagi orang yang bertaqwa akan diangkat dalam dirinya rasa takut dan sedih.

فَمَنِ اتَّقَىٰ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Al – A’raf 35)

Demikianlah diantara beberapa keutamaan taqwa yang dapat dijadikan sebagai landasan pemahaman tentang kenapa taqwa dijadikan sebagai tujuan utama dalam berpuasa dan berbagai amal ibadah yang lain. Mudah – mudahan Allah menjadikan kita sebagai bagian dari ummat yang muttaqin. 

Sebenarnya masih banyak lagi keutamaan bertaqwa. Namun penulis hanya mengambil ayat diatas yang penulis anggap mewakili ayat yang lainnya tentang keutamaan bertaqwa, serta landasan pemahaman kenapa taqwa menjadi tujuan utama dalam berpuasa.

Wllahu `alamu bi al-sawaab.

Wallaahul Muwaffiqu Wal haadi Ilaa sabiilirrasyad.

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA