Bulan Syaban adalah bulan yang sangat istimewa dalam Islam. Bulan ini terletak di antara dua bulan besar, yaitu Rajab dan Ramadhan. Sayangnya, banyak umat Islam yang kurang memperhatikan bulan Syaban karena fokusnya lebih tertuju pada Ramadhan. Padahal, Syaban adalah waktu yang sangat tepat untuk mempersiapkan diri, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, agar mampu menjalani ibadah Ramadhan dengan maksimal.
Rasulullah ﷺ memberikan perhatian khusus pada bulan Syaban. Dalam sebuah hadis, Aisyah r.a. berkata bahwa Nabi ﷺ banyak berpuasa di bulan Syaban, bahkan hampir seluruhnya. Hal ini menunjukkan bahwa Syaban bukanlah bulan biasa, melainkan bulan latihan sebelum memasuki Ramadhan. Jika seseorang sudah membiasakan diri beribadah di bulan Syaban, maka ia tidak akan merasa berat saat Ramadhan tiba.
Salah satu cara mengisi bulan Syaban adalah dengan memperbaiki ibadah wajib, terutama salat. Banyak orang bersemangat menambah ibadah sunnah, tetapi lalai terhadap kualitas salat wajibnya. Bulan Syaban adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri: apakah salat sudah tepat waktu, apakah bacaan dan gerakannya sudah benar, dan apakah salat sudah dilakukan dengan khusyuk. Jika salat wajib sudah baik, maka ibadah sunnah akan menjadi lebih bermakna. Selengkapnya baca disini 👇
Buletin Jum’at HAMZANWADI edisi 272
Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536 Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHADI




