BILA KAU SAYANG PADA KASIHMU LEBIH SAYAGLAH PADA IBUMU

BILA KAU SAYANG PADA KASIHMU LEBIH SAYAGLAH PADA IBUMU

 

Rebah badan di atas rerumputan,
Menatap langit penuh dengan kekaguman,
Kata orang, mereka yang kita sayang bila sudah pergi akan jadi bintang,
Tapi mana? Kurlihat tak ada yang memberikan salam, pikirnya.

Senyum terlukis bagai bintang pindah di wajahnya,
Mengingat bintang miliknya yang sudah pergi membuat hatinya nyeri seketika,
Tak kuasa hingga tumpah lah permata nya,
Mengingat betapa manisnya dan indahnya bintang miliknya,

Ummah,
Biarpun aku begitu mencintai bintang di langit,
Rasa cintaku padamu akan selalu lebih besar dari itu,
Rasa rinduku padamu akan selalu lebih hebat dari rinduku pada ruang angkasa itu,
Berat, sulit sekali aku menahan derasnya,
Nyeri, pedih sekali hati setiap kali teringat kenangannya,

Tolong, aku tak bisa lagi menahan lebih jauh dari ini,
Izinkan, ummah izinkan, bertemu dirimu walau dalam mimpi,
Memeluk mu walau sebatas intuisi,
Mengenang mu walau hanya dalam sanubari.

Segera ummah, segera,
Usahaku tak habis-habisnya demi bawakan mahkota untukmu, dan juga Abah,
Demi bertemu lagi kita disana,
Temukan bahagia yang telah lama tertunda.

Oleh : Atika Dewi Nurbaya

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA