Big Bad Wolf Book Store Terus Konsisten Tingkatkan Literasi di Indonesia

banner post atas

Bazar Buku terbesar di dunia Big Bad Wolf Book Store kembali hadir di Jakarta untuk ke-Iima kalinya. Bazar Buku Big Bad Wolf pertama kali hadir diHb Indonesia pada tahun 2016 di ICE BSD Hall 10 (1 Hall). Hal tersebut diungkapkan saat Press Conference di Beka Resto,Balai Kartini hari Rabu (26/02/2020) Berkat tingginya antusiasme masyarakat di tahun 2020 ini Bazar Buku Big Bad Wolf akan hadir kembali di ICE BSD Hall 7 10 (4 Hall) dari tanggal 6-16 Maret 2020 selama 24 jam non-stop, dengan penawaran diskon mulai dari 60% hingga 80% untuk semua buku internasional dan gratis biaya masuk gedung.

Pada tahun 2019 Bazar Buku Big Wolf sukses diadakan di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Balikpapan dan Makassar untuk mewujudkan misi menggalakkan budaya membaca sejak dini serta menyediakan akses untuk memperoleh buku-buku yang baik dan berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Bazar Buku Big Bad Wolf berhasil meningkatkan kesadaran literasi ke lebih dari 2 juta orang di Indonesia. Peningkatan minat baca menjadi salah satu tantangan dalam mendorong kemauan masyarakat untuk mengetahui lebih banyak mengenai informasi, pengetahuan dan ilmu. Salah satu faktor rendahnya minat dan kebiasaan membaca itu antara lain adalah kurangnya akses bacaan.

Menurut Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi yang kini dikenal sebagai lbu Buku mengatakan, ”Ini adalah tantangan yang tidak mudah bagi kita, ada cerminan kualitas pendidikan dan bahkan value masyarakat kita yang masih perlu dipupuk. Melalui Bazar Buku Big Bad Wolf, berbagai macam pilhan bacaan yang menarik, berkualitas dapat diperoleh dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan adanya Bazar Buku Big Bad Wolf diharapkan dapat merangsang masvarakat untuk menjadikan buku sebagai sebuah kebiasaan, kami juga berharap semakin banyak informasi yang dapat dikaji dan dipahami melalui buku-buku di Bazar Buku Big Bad Wolf. Melihat minat baca di Indonesia saat ini cukup tinggi, kami akan terus meningkatkan kesadaran dengan mengadakan Bazar Buku Big Bad Wolf ke kota besar lainnya agar. semua masyarakat Indonesia memiliki kesempatan untuk membaca buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau”.

Iklan
BACA JUGA  Ucapan Selamat PDNW Jakarta Timur M Husni Haris atas Terpilihnya TGH DR Muslihan Habib sebagai Ketua HIMALO

Septi Herlina, Vice President Business Consumer Bank Central Asia (BCA) mengatakan, “Tahun ini BCA kembali mendukung gelaran Bazar Buku Big Bad Wolf. lni karena kami melihat konsistensinya selama ini dalam menghadirkan buku berkualitas dengan harga terjangkau. BCA ingin ambil bagian dalam upaya menumbuhkan dan memelihara kecintaan membaca di Indonesia. ”

“Istimewa untuk nasabah tercinta, BCA memberikan berbagai macam promo dan diskon diantaranya diskon 5% untuk setiap pembelian buku internasional, cashback 20% dengan reward BCA khusus untuk pemegang kartu kredit BCA, cicilan 0% dengan minimal transaksi Rp500.000 serta beli 3 gratis 2 Buku Ajaib dengan menggunakan produk BCA yaitu Kartu Kredit BCA, Debit BCA, Flazz, Sakuku, dan bayar dengan QR di BCA mobile & Sakuku. Bagi yang belum memiliki rekening BCA, bisa membuka rekening online via BCA mobile dan berhak mendapatkan F&B Voucher senilai Rp 40.000,” tambah Septi.

“Berbagai genre buku tersedia dalam Bazar Buku ini. Mulai dari seni, budaya, novel, fuksi, referensi, romance, sastra, novel grafis, bisnis, arsitektur, kuliner dari penjuru dunia, fashion, buku aktivitas terbaik untuk anak dan masih banyak lagi. Tersedia juga buku untuk anak-anak seperti buku cerita, buku untuk mewarnai, sound books, board books, pop up books dengan harga yang sangat terjangkau. Tahun 2020 “mi Bazar Buku Big Bad Wolf hadir dengan membawa lebih banyak lagi judul buku baru, buku anak yang paling diminati dalam Bazar Buku Big Bad Wolfadalah Buku Ajalb. Buku ini merupakan salah satu terobosan terbaru yang menggabungkan antara teknologi dan literasi, yakni teknologi Augmented Reality (AR) dimana teknologi tersebut direspon dengan luar biasa oleh penduduk Indonesia pada tahun 2019 lalu. Teknologi ini dapat menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkanimajinasianak-anak.Terdapat17judulbuku ajaib. Selain itu ada juga empat kejutan judul baru yaitu ABC Fun With Mickey, Counting Fun With Mickey, Disney Frozen” ujar Uli Silalahi

BACA JUGA  Ridwan Daali terpilih kembali menjadi Ketua Umum dalam Munas I ALPEKSI

“Sleepover Party, dan Disney Winnie the Pooh Fun With First Words yang hanya bisa didapatkan secara eksklusif di Bazar Buku Big Bad Wolf Indonesia.
Bazar Buku Big Bad Wolf mengajak para pengunjung yang hadir untuk berpartisipasi dalam menyebarkan kebaikan kepada saudara-saudara yang berada di pelosok tanah air dengan cara mendonasikan buku-buku yang mereka beli di korner Red Readerhood. Red Readerhood adalah program sosial dengan misi untuk mewujudkan minat membaca sejak dini serta akses buku yang luas bagi semua kalangan, termasuk yang berada di pelosok tanah air. Buku-buku ini akan disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Bazar Buku Big Bad Wolf bersama dengan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Abri danTNl Polri (FKPPI) tahun lalu telah mendonasikan 16,314 buku untuk perpustakaan dan sekolah di tujuh kota yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Balikpapan dan Makassar. Buku-buku yang di donasikan diharapkan dapat bermanfaat dalam memajukan pendidikan dan menjadi semangat baru untuk lebih gemar membaca. “ujar Uli Silalahi

Bazar Buku Big Bad Wolf juga menyediakan fasilitas penunjang seperti food court. Pengunjung yang hadir dapat menikmati makanan ringan, makanan utama hingga makanan penutup. Selain itu terdapat juga area bermain anak, dan aktivitas-aktivitas menarik r‘nenunggu para hadirin dan juga pelbagai booth sedia ada tahun ini‘. Selain mengajak masyarakat untuk lebih gemar membaca, Bazar Buku Big Bad Wolf juga mengajak pengunjung untuk lebih cinta terhadap lingkungan dengan cara ikut mendukung hidup tanpa sampah plastik dengan cara membawa tas atau koper dari rumah. (Faris Fariansyah,SE)