Apel Gabungan OPD Lotim, Digelar Pertama Kali Sejak Covid-19.

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs.H.Muhammad Juaini Taofik,M.AP bertindak selaku Pembina Upacara pada Apel Gabungan, yang untuk pertama kalinya digelar Sejak merebaknya Corona Virus Disease (Covid) 19 di Lombok Timur pada Maret lalu, di lingkungan Kantor Bupati Lombok Timur pada Senin (15/06). 

Membuka arahannya, Sekretaris Daerah menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang mengikuti Apel dan telah mengenakan masker. Apresiasi ini dilatari fakta bahwa penggunaan masker menjadi bagian dari salah satu kebiasaan baru pada masa menuju new normal. Sekda mengingatkan kondisi saat ini di mana Covid-19 secara nasional maupun lokal di Lombok Timur belum menunjukkan tanda perlambatan.

Iklan

 Jumlah kasus positif masih mengalami penambahan kendati jumlah kesembuhan juga mengiringi. Akan tetapi merujuk Pemerintah Pusat semua harus menyiapkan diri menyongsong new normal atau kenormalan baru. Lombok Timur disebut Sekda saat ini tengah menuju new normal dan harus siap ketika nantinya menjadi salah satu daerah yang ditetapkan Kementerian Kesehatan menerapkan new normal.

Harus disadari bahwa sejak Maret semua sektor mengalami penurunan produktivitas. APBN dan APBD telah mengalami penyesuaian melalui relokasi dan refocusing. APBD Lombok Timur sendiri untuk relokasi dan refocusing telah mencapai Rp. 123 M. Angka tersebut belum mencakup rasionalisasi DAU dan DAK, sehingga anggaran tersisa hanya 40%. Dampaknya mulai Juli mendatang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ASN Lombok Timur akan mengalami pengurangan hingga 50%. Karena itu new normal ASN mencakup pula pemberlakuan skala prioritas serta cara-cara bekerja yang lebih baik.

Akan tetapi ditekankan Sekda bahwa cara paling utama adalah menjaga diri pribadi dan masyarakat untuk tetap sehat. ASN harus mampu melakukan penyesuaian terhadap kebersihan lingkungan, hal-hal kecil seperti kebiasaan menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan kerja, juga lingkungan di luar kerja. 

“ASN utamanya anggota Korpri menurut Sekda harus menjadi agen yang mampu mengedukasi masyarakat terkait kebiasaan baik pada era menuju new normal seperti menjaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun, dan menggunakan masker ketika berada di kerumunan, Kita tidak bisa memberikan sanksi, tapi harus mengedukasi masyarakat juga memberikan dan menjadi contoh,” Pungkasnya.

 

BACA JUGA  Kapolsek Sukamulia, Sosialisasi Kampung Sehat, Nurut Tatanan Baru.

(Bul).